Selasa 27 Apr 2021 15:01 WIB

Lawan Guardiola, Pochettino Tersanjung

Saya mengagumi dia dan menganggap dia mengerjakan tugas yang fantastis.,

Pelatih kepala Paris Saint Germain yang baru ditunjuk, Mauricio Pochettino, melambai saat ia tiba di sesi latihan pertamanya di kompleks olahraga Camp des Loges dekat Paris, Prancis.
Foto: EPA-EFE/CHRISTOPHE PETIT TESSON
Pelatih kepala Paris Saint Germain yang baru ditunjuk, Mauricio Pochettino, melambai saat ia tiba di sesi latihan pertamanya di kompleks olahraga Camp des Loges dekat Paris, Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS — Manajer Paris Saint-Germain (PSG) Mauricio Pochettino menyebut calon lawannya manajer Manchester City Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia saat kedua pelatih itu membuka lagi persaingan mereka di semifinal Liga Champions yang digelar Kamis (29/4).

Kedua pelatih ini pernah bersaing sewaktu sama-sama berposisi sebagai pemain Barcelona dan Espanyol sebelum keduanya melatih kedua klub itu.

Mereka juga bersaing dalam Liga Premier selama lima tahun saat Pochettino mengasuh Tottenham Hotspur. Pelatih asal Argentina itu membawa Spurs ke semifinal Liga Champions dua tahun lalu setelah menghempaskan City yang diasuh Guardiola dalam perempatfinal.

"Bagi saya dia yang terbaik," kata Pochettino yang menggantikan Thomas Tuchel sebagai bos PSG pada pertengahan musim, kepada media massa Inggris seperti dikutip Reuters.

 

"Saya mengagumi dia dan menganggap dia mengerjakan tugas yang fantastis. Dia pelatih yang luar biasa, selalu memikirkan strategi dan rencana main berbeda-beda. Saya senang menghadapi dia dan tim-tim yang dia persiapkan."

"Bukan hanya manajer terbaik. Klubnya juga penting. Sebuah klub yang mempercayai Anda membangun tim dan menyediakan segala alat bagi Anda."

Pochettino menyatakan kekalahan timnya dari Bayern Muenchen pada final Liga Champions musim lalu akan memberi mereka motivasi tambahan.

"Kami tahu kami punya pengalaman tetapi kami mesti pergi selangkah demi selangkah. Kini, kami harus mengalahkan Manchester City dan ini akan menjadi pertandingan yang amat sangat berat."

sumber : antara/reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement