REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Bali United susah payah menjungkal klub asal Sulawesi, PSM Makassar di babak penyisihan grup B Piala Jenderal Sudirman. Dalam laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali Ahad (29/11) sore, Bali United menang lewat adu penalti dengan skorer 4-1.
Pemenang dalam laga itu harus ditentukan lewat adu penalti karena setelah bermain dua kali 45 menit, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol. Melalui babak tos-tosan itu, empat eksekutor Bali United I Made Wirahadi, Fadil Sausu, I Nyoman Sukaja, dan Hansamu berhasil menyarangkan bola ke gawang kiper tim Juku Eja Dimas Galih, sementara PSM, hanya Rasyid Bakri yang sukses mengeksekusi bola. Sedangkan dua eksekutor lainnya, Patrich Nzekou, Ezcobar gagal menaklukan kiper Mochammad Dicky.
Dengan hasil ini Bali United menyamai perolehan poin PSM dengan empat angka. Bali berhak menduduki posisi empat karena unggul head to head atas tim asuhan Safril Usman. Sementara PSM menjadi juru kunci di grup B.
Pada babak kedua, sebenarnya pertandingan cukup menarik karena kedua tim sama-sama menciptakan banyak peluang. Tapi, penjaga gawang kedua tim baik Dimas Galih ataupun Moch Dicky sama-sama tangguh di bawah mistar yang selalu menghalau setiap peluang pemain-pemain depan.