Selasa 01 Dec 2015 19:41 WIB

Semen Padang Berminat Jadi Tuan Rumah Babak Delapan Besar

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: M Akbar
Piala Jenderal Sudirman
Foto: Facebook Piala Jenderal Sudirman
Piala Jenderal Sudirman

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Lolosnya tim sepakbola Semen Padang FC ke babak delapan besar, membuat pihak manajemen yang menaungi berminat menjadi tuan rumah turnamen Piala Jenderal Sudirman.

"Kami bakal ajukan Kota Padang jadi tuan rumah," kata Direktur Utama Semen Padang FC, Daconi, Selasa (1/12).

Menurutnya, Semen Padang memiliki stadion H Agus Salim yang dikelola pemerintah kota Padang. Stadion ini layak dijadikan sebagai salah satu alternatif penyelenggaran babak delapan besar turnamen tersebut.

Sebelumnya, Mahaka Sports and Entertainment, sebagai penyelenggara Piala Jenderal Sudirman, belum menentukan tuan rumah babak delapan besar turnamen tersebut. Menurut CEO Mahaka Sports and Entertainment, Hasani Abdulgani, sebelumnya pihaknya memilih Bali dan Malang sebagai tuan rumah. Namun, Bali United tidak lolos ke babak delapan besar.

Sebagai gantinya Mahaka Sports akan memilih kota lain yang lebih siap untuk menyelenggarakan delapan besar Piala Jenderal Sudirman. Selain itu juga akan dilihat dari faktor kemeriahan publik tuan rumah. Hasani menjanjikan tuan rumah babak delapan besar akan diumumkan pada Kamis (3/12) mendatang di Hotel Century, Jakarta.

Delapan tim yang akan tampil untuk memperebutkan empat tiket semi final Piala Jenderal Sudirman, yaitu Arema Cronus, Persija Jakarta (Grup A), Perspura Jayapura, Semen Padang, Mitra Kukar (Grup B). Kemudian PS TNI, Surabaya United, Pusamania Borneo FC (Grup C). Sementara dua tim finalis Piala Presiden, yaitu Persib Bandung dan Sriwijaya FC kandas di babak penyisihan grup.

Daconi menuturkan, Kota Padang memiliki Stadion H Agus Salim untuk melangsungkan babak delapan besar turnamen Piala Jenderal Sudirman. Menurutnya, masyarakat Sumatra Barat akan antusias menyaksikan secara langsung pertandingan sepak bola. Sebab, Daconi melanjutkan, semenjak kompetisi Liga Super Indonesia dibekukan, tidak ada lagi pertandingan profesional di Stadion H Agus Salim.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement