REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penetapan tempat pertandingan babak delapan besar Piala Jenderal sudirman disaambut positif oleh kontestan babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman. Untuk Grup D bakal main di Stadion Manahan, Solo. Sementara Grup E akan bertarung di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Rencananya babak delapan besar tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai dengan 22 Desember mendatang. Terkait hasil drawing babak delapan besar, salah satu peserta Grup E, Persipura Jayapura mengaku sangat puas. Sebab bermain di tempat netral dinilai merupakan keputusan tepat, dibanding rencana sebelumnya.
Selain itu bermain di Sleman juga pihaknya tak merasa sebagai tim tamu. Lantaran banyak warga Papua yang berada di Solo dan Yogykarta, dan pastinya mendukung Tim Mutiara Hitam. "Memang ini yang kita harpkan bermain di tempat netral. Kami anggap ini keputusan yang adil," kata Sekretaris Persipura Jayapura, Rocky Babena, Kamis (3/12).
Kemudian terkait lawan yang bakal dihadapi di Grup E, Rocky Babena mengaku semua tim harus diwaspdai. Meskipun Boaz Salossa dan kawan-kawan lolos ke babak delapan besar sebagai juara grup, tapi tetap mewaspadai tim yang sebelumnya berada di peringkat tiga.
Menurutnya saat ini semua tim merata, tidak ada tim unggulan. Maka dia meminta agar pemain tetap fokus untuk meraih kemenangan di tiap laga. Persipura sendiri sendiri disebutnya memiliki target lolos ke babak berikutnya, bahkan Rocky menginginkan timnya keluar sebagai juara Grup E.
Rocky mengakui keinginan itu tidak mudah untuk diwujudlkan mengingat setiap yang lolos ke babak delapan besar memiliki mimpi yang sama. "Arema adalah tim kuat, terbukti mereka menyapu bersih babak penyisihan Grup. Tapi kami yakin bisa bersaing untuk lolos ke semi final," kata Rocky.