Rabu 10 Aug 2022 20:38 WIB

Piala Presiden Esport 2022 Diharapkan Lahirkan Bibit Atlet Esports Baru

Ini gelaran keempat PPE dengan edisi pertama dimulai pada tahun 2019.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto
Laga Grand Final Piala Presiden eSports (PPE) 2021 yang berlangsung di Bali.
Foto: dokpri
Laga Grand Final Piala Presiden eSports (PPE) 2021 yang berlangsung di Bali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Piala Presiden Esports (PPE) 2022 resmi dibuka di Jakarta pada Rabu (10/8/2022) malam WIB. Ini merupakan gelaran keempat PPE dengan edisi pertama dimulai pada tahun 2019.

Setelah kick off, kualifikasi regional akan digelar pada 12 September-6 Oktober 2022, kemudian grand final digelar di Jakarta pada November 2022.

Baca Juga

PPE 2022 merupakan kerja kolaborasi antara Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Komite Olahraga Nasional Indonesia, dan Pengurus Besar Esports Indonesia.

Kompetisi PPE 2022 diselenggarakan untuk menemukan serta membina talenta-talenta baru di bidang esports agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. PPE 2022 hadir dengan sejumlah gim yang sempat dipertandingkan pada edisi sebelumnya, seperti Free Fire dan Mobile Legends.

Ketua pelaksana PPE 2022, Rangga Danu Prasetyo, mengatakan gelaran turnamen PPE 2022 bertujuan untuk semakin memantapkan esports sebagai cabang olahraga yang berprestasi.

"Kami ingin menjadikan esports sebagai cabang olahraga yang diperhitungkan di Indonesia," kata Rangga di Jakarta, Rabu (10/8/2022). "Harapannya, kejuaraan ini mampu menelurkan atlet-atlet terbaik yang siap untuk berlaga di turnamen level dunia."

Ketua Tim Business Matchmaking Kementerian Komunikasi dan Informatika Luat Sihombing mengatakan, perkembangan esports seperti bola salju yang semakin lama semakin besar. Menurutnya, penyelenggaraan PPE 2022 akan berdampak positif pada ekosistem esports juga ekonomi kreatif dan industri digital.

"Kami berharap gelaran PPE 2022 dapat menjadi bukti bahwa Indonesia bisa menghelat sebuat turnamen esports dengan standar internasional. Kami yakin turnamen ini akan mencetak lebih banyak lagi talenta atlet esports," kata Luat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement