Ahad 29 Jan 2023 16:15 WIB

Caketum PSSI Erick Thohir Gali Masukan dari Pemangku Kepentingan Sepak Bola Indonesia

Erick Thohir yakin untuk membenahi PSSI butuh nyali.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) bersiap melakukan pendaftaran calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) bersiap melakukan pendaftaran calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai kandidat Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Erick Thohir memandang perlu menggali berbagai masukan dan informasi terbaru dari seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia. Dari berbagai masukan itulah, Erick memandang, Ketua Umum PSSI terpilih nanti dapat meramu kebijakan yang tepat dan tajam langsung ke sumber permasalahannya.

"Saya sudah mulai bertemu perwakilan voters, klub, suporter, Asprov, untuk mendengarkan segala bentuk masukan terkait PSSI dan dunia sepak bola kita. Saran-saran voters penting untuk memahami apa saja yang perlu diperbaiki," ujar Erick di Jakarta, Ahad (29/1/2023).

Baca Juga

Dia menambahkan, untuk memajukan persepakbolaan Tanah Air, prinsip utama yang harus dipegang adalah sepak bola harus bersih dan profesional agar berprestasi. "Prinsip saya tetap jelas: sepak bola kita harus bersih dan berprestasi. Saya semakin yakin, membenahi PSSI memang butuh nyali," tegasnya.

Sebelumnya, Erick mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Kandidat Ketua Umum PSSI di GBK Arena pada 15 Januari 2023. Erick menerima usul pemilik klub dan para pemilik suara (voters) untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI, demi perbaikan sepak bola Indonesia.

Dia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para voters yang memintanya maju sebagai calon Ketua Umum PSSI. Erick menilai selama ini banyak teori dan konsep dalam perbaikan sepak bola. Seperti diberitakan media, banyak tokoh mendampingi Erick saat pengembalian berkas pencalonan dua pekan lalu itu. Antara lain Kaesang Pangarep, Raffi Ahmad, hingga Atta Halilintar yang berinvestasi dalam industri sepak bola Tanah Air.   

"Terima kasih atas kepercayaannya, tapi hari ini tugasnya memastikan apakah mimpi kita bersama menjadi kenyataan, ayo kita mulai kerja dan kita lihat tanggal 16 Februari (KLB)," kata Erick saat itu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement