Ahad 09 Apr 2023 07:07 WIB

Kematian Anak dan Remaja AS Terkait Senjata Api Terus Meningkat

Menurut analisis Pew, kenaikan ini hampir 50 persen dalam dua tahun saja.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Fuji Pratiwi
Siswa berpegangan tangan setelah turun dari bus untuk menemui orang tua mereka di lokasi reunifikasi setelah penembakan massal di sekolah Covenant, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Kematian terkait senjata api di antara anak-anak dan remaja Amerika Serikat (AS) telah melonjak. Menurut analisis Pew Research Center yang dirilis pekan ini, kenaikan ini mencapai hampir 50 persen dalam dua tahun saja.
Foto: Mark Zaleski/USA Today Network via REUTERS.
Siswa berpegangan tangan setelah turun dari bus untuk menemui orang tua mereka di lokasi reunifikasi setelah penembakan massal di sekolah Covenant, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Kematian terkait senjata api di antara anak-anak dan remaja Amerika Serikat (AS) telah melonjak. Menurut analisis Pew Research Center yang dirilis pekan ini, kenaikan ini mencapai hampir 50 persen dalam dua tahun saja.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kematian terkait senjata api di antara anak-anak dan remaja Amerika Serikat (AS) melonjak. Menurut analisis Pew Research Center yang dirilis pekan ini, kenaikan ini mencapai hampir 50 persen dalam dua tahun saja.

Sebelum penyebaran pandemi virus korona pada 2019, jumlah kematian terkait senjata pada anak-anak dan remaja AS di bawah 18 tahun adalah 1.732 orang. Namun pada 2021, jumlah ini meningkat secara signifikan menjadi 2.590 kasus.

Baca Juga

"Tingkat kematian akibat senjata di kalangan anak-anak dan remaja naik dari 2,4 kematian per 100 ribu penduduk kecil pada 2019 menjadi 3,5 per 100 ribu dua tahun kemudian, meningkat 46 persen," menurut analisis tersebut dikutip dari Anadolu Agency.

Pusat Penelitian Pew melakukan analisis setelah penembakan sekolah yang fatal pada 27 Maret di Nashville, Tennessee. Peristiwa ini membunuh enam orang, termasuk tiga anak.

Jumlah dan tingkat kematian anak-anak dan remaja akibat tembakan pada 2021 lebih tinggi daripada titik mana pun sejak setidaknya hingga 1999. Hasil Pusat Penelitian Pew ini berasal dari analisis statistik kematian tahunan terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

 

sumber : Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement