Ahad 04 Jun 2023 15:30 WIB

Survei: Elektabilitas Erick Thohir Melonjak Usai Timnas Juara SEA Games

Elektabilitas Erick sebagai cawapres melonjak menempatkan namanya di urutan teratas.

Rep: Febryan A/ Red: Agus raharjo
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan secara langsung pertandingan babak semifinal Timnas Indonesia U-22 melawan Vietnam di National Olympic Stadium Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5/2023). Pada pertandingan itu, timnas Indonesia berhasil menundukkan Vietnam dengan dengan skor 3-2.
Foto: Dok Republika
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan secara langsung pertandingan babak semifinal Timnas Indonesia U-22 melawan Vietnam di National Olympic Stadium Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5/2023). Pada pertandingan itu, timnas Indonesia berhasil menundukkan Vietnam dengan dengan skor 3-2.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Survei terbaru yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa elektabilitas Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebagai calon presiden maupun sebagai calon wakil presiden melonjak. Elektabilitas Erick melonjak setelah Timnas Sepak Bola Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023.

Dalam survei nasional yang digelar 26-30 Mei 2023 itu, didapati elektabilitas Erick Thohir sebagai calon presiden sebesar 5 persen. Padahal, dalam survei Indikator Politik pada awal Mei, elektabilitas Erick hanya 2,4 persen. Artinya terjadi kenaikan dua kali lipat lebih.

Baca Juga

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, kenaikan elektabilitas Erick Thohir ini terbilang lumayan dan mengejutkan. Kenaikan terjadi karena Timnas Sepak Bola Indonesia U-22 menang medali emas SEA Games pada 16 Mei 2023.

"Salah satu faktor kenaikan elektabilitas Erick Thohir ya sepak bola. Tentu bukan hanya bola, tetapi tidak ada momentum luar biasa lain waktu kita survei terakhir yang menjelaskan ada kenaikan cukup lumayan itu," kata Burhanuddin ketika merilis hasil surveinya secara daring, Ahad (4/6/2023).

Burhanuddin mengatakan, kendati elektabilitas Erick melonjak, tapi raihannya masih terpaut jauh dengan tiga nama teratas, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Namun demikian, Erick Thohir punya elektabilitas tertinggi sebagai calon wakil presiden.

Dalam simulasi 18 nama cawapres, elektabilitas Erick Thohir mencapai 15,5 persen. Posisi kedua ditempati Ridwan Kamil dengan raihan elektabilitas 15,4 persen. Lalu urutan ketiga samapi lima secara berurutan adalah Mahfud MD (13,4 persen), Sandiaga Uno (13,1 persen), dan Agus Harimurti Yudhoyono (5,6 persen).

Posisi Erick jelas melonjak dalam tabel klasemen raihan elektabilitas cawapres. Sebab, pada survei awal Mei, Erick masih berada di urutan ketiga di bawah Sandiaga dan Ridwan Kamil. Burhanuddin mengatakan, Erick mengalami kenaikan elektabilitas sementara kompetitornya menurun.

"Pak Erick ada tren kenaikan. Ridwan Kamil ada tren penurunan. Mahfud MD tren naik. Sandi tren turun. AHY juga tren turun," kata Burhanuddin.

Survei nasional Indikator Politik Indonesia ini melibatkan 1.230 responden dari seluruh Indonesia. Responden dipilih dengan metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak. Wawancara dilakukan via telepon. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement