Jumat 10 Mar 2023 13:59 WIB

Tottenham Hotspur Butuh Pelatih Baru, Pochettino Ogah Kembali

Pochettino telah menganggur sejak Juli 2022 lalu.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
Mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) dan Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.
Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
Mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) dan Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mauricio Pochettino berpotensi untuk mengisi posisi pelatih Tottenham Hotspur. Pasalnya, Antonio Conte santer dikabarkan bakal didepak dari kursi pelatih the Lilywhites.

Pochettino pindah dari Paris Saint-Germain (PSG) beberapa musim lalu. Kini status pelatih asal Argentina itu tanpa pekerjaan dengan beberapa rumor menghubungkan Pochettino akan kembali ke pentas Liga Primer Inggris.

Baca Juga

Sementara di kubu Tottenham beberapa ledakan terjadi di ruang ganti usai tim asal London Utara gagal melaju ke babak perempat final Liga Champions setelah disingkirkan AC Milan.

Beberapa pemain Spurs diklaim telah menghubungi Pochettino untuk memintanya kembali ke Stadion Tottenham Hotspur, yang sempat ia perkuat medio 2014 hingga 2019 silam.

Entrenador berusia 51 tahun telah menganggur sejak Juli 2022 dan ia bertekad untuk memberikan keputusan terkait masa depannya hingga musim panas 2023 nanti. Namun banyak pihak menyebut Pochettino ogah kembali membesut Spurs.

Di sisi lain penyerang Spurs, Richarlison, melempar kritik tajam tentang keputusan pun kebijakan Antonio Conte. Itu dilatarbelakangi atas kekecewaan sang pemain yang tidak dimainkan sejak menit awal pada leg kedua melawan Milan.

Tersisih di kompetisi Liga Champions jelas jadi pukulan keras bagi the Lilywhites mengingat sebelumnya Harry Kane dan kawan-kawan tersisih di Piala FA atas tim Championship, Sheffield United. Pun, gelar juara Piala Liga Inggris musim 2022/2023 yang sudah menjadi milik Manchester United.

Fokus utama rival sekota Arsenal itu adalah menyelesaikan kompetisi Liga Primer tahun ini di posisi empat besar klasemen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement