Ahad 23 Apr 2023 10:45 WIB

Bautista, Rea, dan Toprak Puncaki Race 1 WSBK Assen

Bautusta mengemas catatan waktu terbaik 1 menit 34,368 detik.

Pembalap Aruba.it Racing-Ducati Alvaro Bautista
Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Pembalap Aruba.it Racing-Ducati Alvaro Bautista

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Alvaro Bautista (Aruba.It Ducati), Jonathan Rea (Kawasaki Racing), dan Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha Prometeon) akhirnya berdiri di podium World Superbike (WSBK) setelah bersaing ketat pada sesi Race 1 di Sirkuit Assen, Belanda, Sabtu (22/4/2023) WIB.

Dikutip dari keterangan resmi, Bautista bangkit dari posisi keempat di grid setelah dikenakan penalti, dan membuktikan dirinya masih layak menjadi yang tercepat mengalahkan dua pesaing utamanya, dengan catatan waktu terbaik 1 menit 34,368 detik.

Baca Juga

Adapun Bautista diberikan penalti untuk turun di posisi keempat grid dalam Race 1 karena dinilai berkendara lambat di sesi Tissot Superpole.

Ia akhirnya masuk ke posisi tiga besar setelah bertarung dengan Alex Lowes (Kawasaki Racing). Akhirnya Bautista berusaha mengejar Toprak yang saat itu tengah bersaing dengan Rea memperebutkan posisi pertama.

Lebih lanjut, Bautista kemudian berhasil menyalip Toprak dan Rea di lap kelima dan lap kesembilan. Meski Rea mencoba untuk terus menekan Bautista, pembalap Spanyol itu memperkecil jarak dan akhirnya tiga posisi teratas terisi dengan trio juara dunia tersebut.

Kemenangan Bautista adalah merupakan yang ke-38 di WSBK dan merupakan balapan ke-698 Ducati di podium. Sementara Rea di posisi kedua dengan selisih waktu 3,148 detik menjalani balapannya yang ke-247 di WSBK, serta yang ke-24 di Assen.

Toprak terpaut 3,891 detik dari sang pemimpin balapan. Lalu posisi empat hingga enam dari Race 1 WSBK Assen diisi oleh Andrea Locatelli dari Pata Yamaha Prometeon (+10,105 detik), Axel Bassani dari Motocorsa Racing (+10,498 detik), dan Dominique Aegerter dari GYTR GRT Yamaha (+13,952 detik).

sumber : Antara
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement