Senin 08 May 2023 08:05 WIB

Mikel Arteta Gunakan Film Dokumenter untuk Motivasi Pemain Arsenal Kalahkan Newcastle

Musim lalu, Arsenal dikalahkan Newcastle sehingga gagal ke Liga Champions.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Laga Arsenal vs Newcastle United di Liga Primer Inggris.
Foto: EPA-EFE/PETER POWELL EDITORIAL USE ONLY.
Laga Arsenal vs Newcastle United di Liga Primer Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Arsenal mengalahkan Newcastle United 2-0 di St James' Park untuk mendekatkan jarak dengan Manchester City menjadi satu poin di klasemen Liga Primer Inggris, Ahad (7/5/2023). Meskipun Arsenal sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak, kemenangan tetap penting menjaga peluang tipis mereka untuk juara.

Ternyata, pelatih Arsenal Mikel Arteta punya cara sendiri untuk mengatrol motivasi pemainnya memenangi laga ini. Ia menggunakan potongan-potongan film dokumenter Amazon dari laga musim lalu untuk menggugah pemainnya melancarkan balas dendam atas Newcastle.

Baca Juga

The Gunners kalah 0-2 pada pertandingan yang sama bulan Mei lalu dalam pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris. Akibat kekalahan ini, the Gunners gagal lolos ke Liga Champions, kalah berselisih dua poin dari rival sekota Tottenham Hotspur.

Film dokumenter All or Nothing dari Amazon menampilkan dampak dari kekalahan tersebut dengan sangat rinci. Ekspresi kekecewaan para penggawa Arsenal terekam jelas. Arteta menunjukkan kepada para pemainnya rekaman tersebut sebelum pertandingan.

"Kami harus merasakannya," kata Arteta. "Tidak cukup hanya dengan membicarakannya, kami harus merasakannya, kami harus melihatnya, kami harus mengenali wajah kami. Bukan hanya para pemain, tetapi juga para staf. Itulah sepak bola. Anda bisa menang atau kalah, namun perasaan bahwa kami tidak melakukan hal yang cukup pada hari itu, kami harus memperbaikinya," kata Arteta dikutip dari Four Four Two.

Menurut Arteta, ia sedang melihat video dalam pertemuan tersebut, jadi tidak melihat wajah para pemainnya ketika film tersebut diputar. Bagi Arteta, tidak perlu menjadi seorang jenius untuk melihatnya. 

"Kata yang muncul adalah 'rasa sakit' dan kemudian keinginan untuk membalas dendam. Saya pikir mereka memiliki hal itu hari ini di dalam perut mereka," ujar Arteta.

Bagi Arteta, jika orang punya pertanyaan, mereka harus segera menuntaskannya. Begitu juga ketika orang memiliki emosi seperti yang dialami para pemain Arsenal tahun lalu di ruang ganti.

"Anda harus merasakannya lagi, menyadari betapa buruknya hal itu dan kemudian menemukan cara untuk mendekati permainan dengan cara yang berbeda karena tuntutan akan berbeda dari tahun lalu. Para pemain melakukannya dengan sangat baik, jadi saya sangat bangga dengan mereka," tegas Arteta.

Kiper Arsenal Aaron Ramsdale mengakui menonton cuplikan dokumenter tersebut telah membantu memotivasi pasukan The Gunners. Sebelumnya, Arteta tidak membicarakan apa pun soal video tersebut sampai sebelum meninggalkan hotel sebelum laga ia meminta para pemainnya menyaksikannya.

"Kami memiliki hasrat yang membara segera setelah kami meninggalkan hotel bahwa itu tidak akan sama lagi hari ini. Itu mungkin telah memberi kami motivasi ekstra. Ketika kami harus berusaha keras, itu sangat membantu kami," kata Ramsey. 

 

Kapten Arsenal Martin Odegaard membuka skor dengan tendangan jarak jauh setelah 14 menit. Ia mengatakan kepada Sky Sports bahwa kekalahan dari Newcastle tahun lalu menjadi salah satu hari terberat dalam kariernya. 

"Setelah kehilangan beberapa poin, setelah pertandingan melawan Man City, untuk kembali dan mengalahkan Chelsea dan kemudian datang ke sini dan menang lagi, saya pikir itu menunjukkan mentalitas, itu menunjukkan seberapa jauh kami telah berkembang. Kami harus terus melaju, kami harus terus berusaha keras, berjuang hingga akhir," tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement