Jumat 12 May 2023 08:14 WIB

Pelatih Kepala Silat Benarkan 'Hadiah' Emas untuk Kamboja

Pesilat Kamboja mendapatkan emas sebagai apresiasi.

 SEA Games 2023 Kamboja
Foto: cambodia2023
SEA Games 2023 Kamboja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih kepala tim nasional pencak silat Indonesia Indro Catur Haryono menjelaskan soal kabar pesilat Bayu Lesmana dipaksa mundur (walk out) pada final kelas tanding U-45 putra SEA Games 2023. Menurut Indro, kelas tanding U-45 putra awalnya tidak dipertandingkan di SEA Games 2023 sebab kekurangan peserta. Namun berkat lobi berbagai pihak, Kamboja mau mempertandingkan kelas tersebut.

Kelas U-45 putra awalnya hanya diikuti oleh atlet dari Indonesia, Singapura, dan Kamboja. Kemudian setelah dilakukan kesepakatan, disetujui untuk menambah satu atlet lagi yang berasal dari Malaysia.

Baca Juga

Kamboja kemudian mampu memenangi medali emas di kelas tersebut berdasarkan kesepakatan bersama. Ini sebagai bentuk apresiasi karena Kamboja sebagai tuan rumah mau mempertandingkan pencak silat, dan khususnya kelas tersebut.

Ia mengatakan, Bayu sendiri juga tidak ada masalah. Menurut Indro, Bayu heran soal ini menjadi ramai. 

Kisruh perihal Bayu menarik perhatian publik setelah akun instagram Iedham Paramour mengunggah video yang memperlihatkan dirinya sedang melakukan video call dengan Bayu. Akun itu mengatakan bahwa Bayu mendapat ancaman, dan terlihat pula Bayu menangis dalam unggahan tersebut.

Bayu sendiri akhirnya dinyatakan sebagai pemenang medali perak, dengan pemenang medali emas merupakan pesilat tuan rumah Non Sromoachkrokam. "Dia (Kamboja) sebagai penyelenggara tidak pernah protes apa pun. Itu yang membuat semua teman-teman negara juga mengapresiasi. Jadi dengan kejadian seperti itu akhirnya kita menerima ketika untuk kelasnya Bayu yang menang dari Kamboja. Jadi itu dari kesepakatan yang tidak dipertandingkan atau dipertandingkan, tetapi tuan rumah yang harus mendapatkan keuntungan," kata Indro.

Menurut Indro, Bayu bukan dikorbankan, Namun Bayu justru berkorban untuk pencak silat dan tim Indonesia. Sebab kalau Indonesia memaksakan, kelas nomor ini tidak akan dipertandingkan.

Pada SEA Games 2023, Indonesia menjadi juara umum dari cabang olahraga pencak silat dengan raihan sembilan medali emas, enam medali perak, dan satu medali perunggu. Keberhasilan itu sekaligus melampaui target awal yang dibebankan kepada pencak silat, yakni lima medali emas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement