Sabtu 24 Jun 2023 09:55 WIB

Legenda Timnas Indonesia Kurniawan Puji Niat Mulia Erick Thohir Bentuk Yayasan PSSI

Kurniawan menyambut sangat positif terbentuknya Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat berkunjung ke gerai Garuda Store di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/6/2023). Dalam kunjungan tersebut Ketua PSSI Erick Thohir meninjau persiapan sektor UMKM yang menjual merchandise Timnas Indonesia jelang laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina pada Senin 19 Juni 2023 mendatang. Selain itu, Erick Thohir berharap dengan adanya laga tersebut mampu meningkatkan pendapatan di sektor UMKM di kawasan SUGBK.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat berkunjung ke gerai Garuda Store di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/6/2023). Dalam kunjungan tersebut Ketua PSSI Erick Thohir meninjau persiapan sektor UMKM yang menjual merchandise Timnas Indonesia jelang laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina pada Senin 19 Juni 2023 mendatang. Selain itu, Erick Thohir berharap dengan adanya laga tersebut mampu meningkatkan pendapatan di sektor UMKM di kawasan SUGBK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legenda sepak bola dan Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto memuji niat mulia Ketua PSSI Erick Thohir yang membentuk Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Diakui Kurniawan masih banyak mantan pemain timnas sepak bola Indonesia yang masih mengalami nasib kurang beruntung secara ekonomi ketika memasuki masa purna bakti.

“Adanya Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia yang dibentuk Erick ini merupakan suatu yang sangat positif dan harus dimanfaatkan serta dijalankan sesuai dengan objektif awal dibentuknya lembaga ini," kata Kurniawan.

Meski menilai positif terbentuknya Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Kurniawan mewanti-wanti agar sajangan sampai pembentukan yayasan ini jauh dari target dan cita-cita awal pembentukannya.

"Saya yakin niat pembentukan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia adalah untuk membantu kemajuan sepak bola Indonesia,” ujar Kurniawan.

Mantan pemain PSSI Primavera ini berharap Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia ini tak hanya sekadar memberikan bantuan finansial atau kesehatan kepada mantan pemain timnas. Kurniawan berharap Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia dapat membantu memberikan rencana kehidupan bagi mantan pemain timnas Indonesia.

“Saya bukannya mengecilkan arti mereka. Namun jika hanya diberikan bantuan finansial, kemungkinan akan cepat habis. Kita tidak bisa mengandalkan bantuan finansial seperti itu terus. Bantuan tidak hanya sekadar duit. Sehingga mereka tak hanya menggantungkan hidup dari yayasan saja. Saya berharap di kemudian hari para mantan pemain timnas ini dapat diberdayakan dan dapat mandiri,” kata Kurniawan.

Menurut Kurniawan sejatinya para pemain pemain timnas sepak bola yang saat ini masih aktif juga dapat mengambil manfaat positif dari adanya Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia yang dibentuk ketua umum PSSI Erick Thohir. Para pemain yang saat ini masih aktif juga harus memanfaatkan secara optimal yayasan yang dibuat Erick sejak dini. Terutama untuk merencanakan kehidupan mereka setelah pensiun.

Diakui Kurniawan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia memang dibuat Erick Thohir untuk membantu mantan pemain timnas sepak bola. Namun ia meminta agar pemain yang masih aktif tidak menggantungkan nasibnya sepenuhnya kepada yayasan.

Dengan bantuan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia ini mereka diharapkan mampu merencanakan kehidupan pasca tak menjadi pemain sepak bola. Sebab tak semua mantan pemain timnas sepak bola akan menjadi pelatih.

“Pemain sepak bola bisa dikatakan sukses tidak hanya pada saat ia aktif di timnas. Kesuksesan tersebut juga harus dilihat ketika ia tak berkarir di di timnas atau sudah pensiun di sepak bola," tutur pemain yang pernah membela klub Liga Italia, Sampdoria Primavera tersebut.

Pria yang berjuluk "Si Kurus" itu berharap keberaaan yayasan dapat memfasilitasi para pemain yang masih aktif ini untuk membuat rencana kehidupan mereka setelah pensiun dari sepak bola. "Misalnya dapat mengarahkan mereka untuk berbisnis, mengambil Pendidikan yang lebih tinggi lagi, menjadi ASN, menjadi anggota TNI Polri atau bergabung dengan perusahaan BUMN Ini yang harus dipersiapkan oleh pemain muda,” ucap Kurniawan.

PSSI akhirnya resmi membentuk Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Tujuan dibentuknya yayasan tersebut untuk merawat dan membina mantan pemain timnas Indonesia yang membutuhkan bantuan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, kepengurusan PSSI yang baru ingin mengubah persepsi pemain timnas yang selama ini dilupakan setelah tidak berkontribusi. Erick mengatakan ada dua program utama yang bakal dijalankan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. "Yakni berkaitan dengan kesehatan dan penataan karier pemain timnas setelah tidak lagi aktif bermain," kata Erick Thohir di Jakarta.

Pada tahap awal, Yayasan Bakti Sepak Bola akan memetakan daftar nama pemain timnas yang sekiranya membutuhkan bantuan. Salah satu contohnya seperti penjaga gawang Kurnia Meiga.

Kedua, Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia akan melakukan studi banding dengan Jepang soal career path. Sehingga nantinya pemain sepak bola U-16 dan U-17 mengerti career path masa depan mereka. Ketika purna bakti di sepak bola mereka bisa berkarir sebagai ASN, Polisi, TNI, BUMN, atau mereka punya keinginan lain dengan tabungan dan pendidikannya bisa kerja di swasta atau di industri sepak bola.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement