Sabtu 08 Jul 2023 19:43 WIB

Performa Meningkat Musim Ini, Morbidelli: Saya yang Perlu Berubah, bukan Motor

Morbidelli bekerja keras untuk merealisasikan targetnya di MotoGP musim ini.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto
Pembalap tim Yamaha asal Italia, Franco Morbidelli.
Foto: AP/Florian Schroetter
Pembalap tim Yamaha asal Italia, Franco Morbidelli.

REPUBLIKA.CO.ID, LESMO -- Tak banyak yang bisa dilakukan pabrikan lain musim ini untuk menyaingi Ducati di MotoGP. Termasuk Yamaha.

Meski demikian, masih ada sedikit tanda positif yang ditunjukkan tim Monster Energy Yamaha. Itu terkait dengan peningkatan performa Franco Morbidelli. Musim lalu, pembalap asal Italia ini finis di urutan ke-19 klasemen akhir.

Baca Juga

Bukan hasil yang bagus. Morbidelli lantas mengevaluasi penampilannya. Tak hanya tentang motor tapi juga sikapnya di lintasan.

"Saya menyadari, jika saya ingin melangkah, saya perlu berubah, bukan motornya. Saya benar-benar mengubah sifat saya, menjadi lebih agresif," kata Morbidelli, dikutip dari crash.net, Sabtu (8/7/2023).

Selama jeda musim dingin, Morbidelli bekerja keras untuk merealisasikan targetnya. Hasilnya terlihat. Kini ia tertahan di urutan ke-11 klasemen sementara.

Dengan mengantongi 57 poin, Morbidelli hanya tertinggal tujuh poin di belakang rekan setimnya, Fabio Quartararo. Balapan musim ini baru berlangsung dalam delapan seri.

"Saya memulai musim ini dengan pendekatan yang berbeda saat berkendara. Itu yang terbayar ketika dapat mendekati potensi maksimal motor saya. Tahun lalu hanya Fabio Quartararo yang bisa, tahun ini kami juga bisa," ujar rider kelahiran Roma ini.

Di level kostruktor, Yamaha sulit mengimbangi pabrikan lain. Ducati jauh di depan. Fransesco Bagnaia dari tim Ducati Lenovo sulit dibendung.

Di kursi runner-up ada Jorge Martin. Jorge merupakan andalan Pramac Racing. Ini bak pabrikan kedua dengan kualitas setara Ducati Lenovo atau tim satelit.

Masih ada waktu bagi Morbidelli dan rekan-rekan berbenah. Balapan musim 2023 menyisakan sekitar 12 seri lagi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement