Sabtu 08 Jul 2023 21:56 WIB
...

Soal Riwayat Kegagalan PSG di Liga Champions, Mbappe Tunjuk Hidung Petinggi Klub

Pernyataan Mbappe bakal memperkeruh hubungannya dengan petinggi PSG.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto
Bintang Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe.
Foto: AP
Bintang Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Paris Saint-Germain (PSG) terbukti begitu perkasa kala tampil di kompetisi domestik, terutama pasca-peralihan kepemilikan klub ke Qatar Investment Group pada 2011. Namun, di pentas Liga Champions, PSG layaknya macan ompong dan kerap gagal mengukir prestasi.

Dalam 11 musim terakhir, termasuk musim ini, PSG sukses menyabet sembilan kali gelar juara Ligue 1 Prancis. Torehan ini termasuk keberhasilan mempertahankan titel Ligue 1 pada musim ini. Bahkan, dari 11 musim terakhir, PSG tercatat mampu menyapu bersih raihan gelar juara di tiga kompetisi sepak bola Prancis dalam empat musim.

Baca Juga

Kendati begitu, cerita berbeda ditorehkan PSG kala tampil di level lebih tinggi, tepatnya di pentas Liga Champions. Tampil di partai final musim 2019/2020 menjadi prestasi terbaik Les Parissiens di kompetisi paling elit antar klub Eropa tersebut.

Kehadiran sederet pemain bintang, mulai dari Marco Veratti, Mauro Icardi, Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, Neymar, Kylian Mbappe, Angel di Maria, Sergio Ramos, hingga Lionel Messi, tidak menjamin kesukesan PSG di pentas Liga Champions. Pada musim ini, PSG harus rela mengakhiri langkah di babak 16 besar.

Menghadapi Bayern Muenchen, PSG menyerah dengan agregat, 0-3. Penyerang PSG, Kylian Mbappe, pun akhirnya angkat bicara soal riwayat kegagalan Les Parissiens di pentas Liga Champions. Penyerang berusia 24 tahun itu menegaskan, bukan tugasnya untuk mencari tahu penyebab kegagalan PSG tersebut.

''Saya tidak tahu, apa yang hilang dari klub ini soal itu (kegagalan di Liga Champions, termasuk pada musim ini). Rasanya, pertanyaan itu tidak tepat ditujukan kepada saya. Sebagai pemain, kami melakukan apa yang kami bisa semaksimal mungkin,'' tutur Mbappe seperti dikutip 90Min, Sabtu (8/7/2023).

Penyerang asal Prancis itu kemudian menyebut, manajemen klub yang seharusnya lebih tahu dan memiliki solusi untuk mengatasi kegagalan tersebut. Dengan kata lain, Mbappe menilai, kurang tepatnya keputusan dan kebijakan para petinggi dan manajemen PSG, termasuk dalam membangun tim, menjadi salah satu penyebab kegagalan tersebut.

''Anda harus berbicara dengan orang-orang yang berada di atas (jajaran petinggi dan manajemen klub). Mereka yang membentuk tim, mengorganisasi tim, dan membangun tim ini. Sementara saya hanya berusaha untuk bisa tampil semaksimal mungkin,'' ujar Mbappe.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement