Selasa 15 Aug 2023 14:01 WIB

Kontroversi Paling Kejam di Jagat MotoGP; Ketika Valentino Rossi Disakiti Kemenangan Palsu

Padahal Rossi telah melakukan selebrasi bahkan berdiri di atas podium pertama. .

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Valentino Rossi muda tampak riang gembira merayakan (FOTO : EPA PHOTO/EPA/GERRY PENNY)

(Ki-ka) Para legenda MotoGP, Max Biaggi, Valentino Rossi, dan Sete Gibernau berdiri di podium seusai balapan di Donington Park, Inggris, pertengahan Juli 2003 silam. (FOTO : EPA PHOTO/EPA/GERRY PENNY)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Valentino Rossi tercatat mengoleksi 89 kemenangan dari 372 kali mengawali sesi balapan di kelas utama MotoGP. Dengan catatan kemenangan di 89 sesi balapan tersebut, Rossi masih menggenggam rekor sebagai pembalap dengan koleksi kemenangan terbanyak di sepanjang sejarah kelas utama MotoGP. 

Namun, apabila ditelisik lebih jauh, Rossi sebenarnya bisa menambahkan satu kemenangan dalam koleksi kemenangan tersebut. Mantan pembalap dengan julukan The Doctor itu pernah menjadi yang tercepat di atas trek, tapi akhirnya harus puas dengan mendapatkan 16 poin karena dianggap finish di peringkat ketiga. 

Baca Juga

Pasalnya, race director menganulir kemenangan Rossi tersebut. Momen ini terjadi di GP Inggris, yang digelar di Sirkuit Donnington Park pada MotoGP musim 2003. Rossi, yang saat itu masih memperkuat Tim Repsol Honda, sebenarnya mampu menorehkan kemenangan dramatis di seri kedelapan MotoGP musim 2003 tersebut. 

Mengawali lomba dari posisi kedelapan, Rossi sempat memacu motornya dengan begitu buruk, bahkan menyenggol pembalap lain pada awal lap pertama. Namun, pengoleksi tujuh gelar juara dunia kelas utama MotoGP itu langsung tancap gas dan bisa melewati pembalap-pembalap di depannya. Sebelum akhir putaran kedua, Rossi bahkan sudah mampu berada di posisi ketiga dan berusaha mengejar dua seteru abadinya, Max Biaggi dan Sete Gibernau. 

Biaggi, yang mengawali lomba di pole position yang diikuti Gibernau, terus menjauh pada awal balapan. Kendati begitu, Rossi berhasil memangkas jarak dengan Gibernau dan mengambil alih posisi kedua di pertengahan lap ketiga. Bidikan Rossi kini tertuju pada pemimpin balapan, Biaggi. 

Saat balapan yang digelar dalam sirkuit sepanjang 4,020 kilometer itu tinggal memasuki lap keenam, Rossi terus menempel Biaggi. Kondisi ini berlangsung selama 10 putaran berikutnya. Biaggi terus mendapatkan tekanan dari Rossi, yang tengah mencari celah untuk mengambil alih peringkat pertama. 

Kesempatan itu akhirnya datang saat Biaggi melakukan kesalahan di tikungan esses, Biaggi melebar dan sempat keluar trek. Kondisi ini dimanfaatkan Rossi, yang tetap berada di racing line dan terus melaju dan menutup balapan dengan keunggulan 1,7 detik dari Roman Emperor, julukan Biaggi.

Rossi berhasil finish di peringkat pertama, diikuti Biaggi dan Gibernau di posisi kedua dan ketiga secara berurutan. Kendati begitu, tiga jam pascabalapan yang disaksikan 73 ribu penonton tersebut, race director menganulir hasil lomba tersebut. Rossi turun ke peringkat ketiga setelah mendapatkan sanksi tambahan waktu 10 detik. 

Rossi dinilai melakukan pelanggaran ... 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement