Kamis 24 Aug 2023 12:39 WIB

Beda dengan Indonesia, Pelatih Thailand Sesumbar Punya Tim Terbaik di Piala AFF U-23

Pelatih Thailand melihat timnas Indonesia tak menunjukkan permainan yang diharapkan.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto
Sejumlah suporter timnas Thailand/ilustrasi. Timnas Thailand U-23 akan menghadapi Indonesia pada semifinal Piala AFF U-23, Kamis (24/8/2023) malam WIB.
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Sejumlah suporter timnas Thailand/ilustrasi. Timnas Thailand U-23 akan menghadapi Indonesia pada semifinal Piala AFF U-23, Kamis (24/8/2023) malam WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Thailand U-23 akan menghadapi Indonesia pada semifinal Piala AFF U-23, Kamis (24/8/2023) malam WIB. Menjelang pertandingan tersebut, pelatih Thailand Issara Sritaro menyatakan akan tampil dengan materi terbaiknya.

Issara Sritaro mengakui pemainnya dalam materi lengkap. Hal ini berbeda dengan timnas Indonesia yang tak dapat menurunkan materi terbaik karena beberpa pemain inti tak mendapat izin dari klub untuk pergi membela timnas.

Baca Juga

"Kami mungkin memiliki semua pemain terbaik yang ada, tetapi kami juga harus mencari kondisi terbaik agar para pemain bisa mengekspresikan diri," kata Issara dikutip dari situs AFF, Kamis (24/8/2023).

Pelatih yang memimpin Thailand pada final SEA Games 2023 itu mengaku sangat mengenal gaya permainan timnas Indonesia. Selain pernah bersua di final SEA Games 2023, Issara juga telah mempelajari permainan Indonesia pada Piala AFF U-23. Ia melihat Indonesia tidak menunjukkan permainan yang diharapkan pada dua laga di fase grup.

Thailand melaju ke empat besar dengan modal sempurna dari tiga kemenangan di fase grup dan maju sebagai juara Grup A. Issara memastikan Thailand juga akan mencurahkan seluruh kemampuan untuk memenangkan pertandingan melawan Indonesia. Pelatih berusia 43 tahun itu mengungkapkan para pemainnya dalam kondisi yang baik dengan persiapan cukup.

Thailand memang akan diperkuat oleh pemain terbaiknya, seperti Yotsakurn Burapha yang mencetak gol ke gawang Indonesia di final SEA Games. Sementara itu, berbanding terbalik dari Thailand yang turun dengan skuad terbaik, Indonesia malah turun dengan pemain lapis kedua.

Pelatih timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong menilai kekuatan Indonesia saat ini berkurang 75 persen karena sejumlah pemain tak diizinkan klubnya bergabung. "Kami tidak bisa membawa hampir 75 persen dari kapasitas kekuatan kami. Inilah yang sedang terjadi. Klub tidak mengirimkan pemain ke timnas Indonesia U-23," kata dia menjelaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement