Jumat 22 Sep 2023 17:45 WIB

KONI Sumut: PON 2024 Harus Hasilkan Lima Sukses

Untuk mewujudkan sukses PON dibutuhkan kerja sama dari semua pihak.

Warga dengan memakai kostum maskot PON XXI Aceh-Sumut 2024 bernama Matra (Harimau Sumatera) melambaikan tangan saat acara peluncuran PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Lapangan Astaka Pancing, Kota Medan, Sumatera Utara, Ahad (29/1/2023). Peluncuran logo, maskot Matra (Harimau Sumatera) dan tagline Bersatu Kita Juara untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024 tersebut menjadi tanda dimulainya titik awal pelaksanaan agenda olahraga empat tahunan itu.
Foto: ANTARA FOTO/Yudi
Warga dengan memakai kostum maskot PON XXI Aceh-Sumut 2024 bernama Matra (Harimau Sumatera) melambaikan tangan saat acara peluncuran PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Lapangan Astaka Pancing, Kota Medan, Sumatera Utara, Ahad (29/1/2023). Peluncuran logo, maskot Matra (Harimau Sumatera) dan tagline Bersatu Kita Juara untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024 tersebut menjadi tanda dimulainya titik awal pelaksanaan agenda olahraga empat tahunan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara Jhon Ismadi Lubis menyatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh harus menghasilkan lima sukses dan untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua pihak.

"Kelima sukses tersebut adalah sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses pelaporan administrasi, sukses ekonomi rakyat, dan sukses pemberdayaan sarana dan prasarana PON. Kami yakin kalau kita semua bekerja sama, tentunya itu semua bisa kita wujudkan," kata Jhon Ismadi di Medan, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga

Untuk itu, kata dia, pihaknya jauh-jauh hari telah merancang sejumlah program untuk mewujudkan lima sukses tersebut. Misalnya untuk mengusung sukses prestasi, sudah dimulai sejak 2022 dan dilanjutkan pada 2023 dengan melakukan perekrutan atlet yang akan masuk program pelatda jangka panjang.

KONI Sumut menyerahkan sepenuhnya proses perekrutan atlet yang akan masuk program pelatda jangka panjang kepada masing-masing pengurus provinsi setiap cabang olahraga, di antaranya bisa melalui seleksi daerah maupun kejuaraan lain.

Bagi atlet yang sudah masuk program pelatda jangka panjang juga diberlakukan sistem promosi dan degradasi. Atlet yang tidak menunjukkan kemajuan selama menjalani pelatda, bisa diganti dengan atlet lain yang lebih menunjukkan progres.

Tes kesehatan dan tes fisik juga diberlakukan pada atlet yang masuk pelatda. Tes kesehatan dan tes fisik sudah dua kali digelar yakni pada Januari dan Juni.

Saat ini terdapat 1.192 atlet dan pelatih dari 58 cabang olahraga yang menjalani pelatda sebagai persiapan tampil di PON 2024. Jumlah tersebut merupakan hasil penjaringan sekaligus evaluasi pelatda berjalan yang dilakukan masing-masing cabang olahraga termasuk dari hasil tes fisik tahap kedua pada Juni.

Rencananya, seluruh atlet akan kembali melakukan tes fisik pada Desember untuk menentukan atlet yang masuk dalam program pelatda penuh mulai Januari 2024. Mereka nantinya masuk dalam kategori atlet super prioritas, prioritas, dan unggulan.

Saat ini, 65 atlet masuk dalam kategori atlet super prioritas yang diprediksi berpeluang meraih medali emas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement