Jumat 06 Oct 2023 15:25 WIB

Nyanyikan Lagu Hina Fan Marseille Kuartet PSG Kena Sanksi Larangan Bertanding

Dembele, Muani dan Kurzawa, serta Hakimi meminta maaf atas perilakunya.

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto
Ousmane Dembele, penyerang Paris Saint-Germain (PSG).
Foto: EPA-EFE/MOHAMMED BADRA
Ousmane Dembele, penyerang Paris Saint-Germain (PSG).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ousmane Dembele, Randal Kolo Muani, Layvin Kurzawa, dan Achraf Hakimi dari Paris Saint-Germain (PSG) mendapat hukuman skorsing satu pertandingan karena nyanyian ofensif. Komite Disiplin Liga Prancis (LFP) bertindak setelah para pemain terekam kamera menyanyikan lagu yang menghina para penggemar Marseille, menyusul kemenangan 4-0 PSG atas rivalnya itu pada 24 September 2023 lalu.

Secara terpisah, PSG juga harus menutup tribun Auteuil di Parc des Princes selama satu pertandingan akibat ulah fans yang mengarahkan nyanyian homofobia kepada para pemain Marseille.

Baca Juga

Pemain internasional Prancis Dembele, Muani dan Kurzawa, bersama dengan bek Maroko Hakimi, meminta maaf atas perilaku mereka pada hari Ahad (1/10/2023), dengan mengatakan bahwa mereka membiarkan diri terbawa oleh euforia kemenangan.

"Kami sangat menyadari dampak dari tindakan dan kata-kata kami terhadap publik, terutama anak-anak yang bermimpi untuk menonton pertandingan sepak bola. Di masa depan, kami akan melakukan segalanya untuk lebih menghormati tugas kami untuk menjadi teladan," ujar Hakimi dikutip dari BBC, Jumat (6/10/2023).

Hukuman penutupan tribun dijatuhkan sebagai hukuman dua pertandingan, namun salah satunya ditangguhkan. PSG menggambarkannya sebagai "berlebihan" tetapi mengatakan tidak akan ada banding. "Klub bermaksud untuk melanjutkan pekerjaan yang sedang dilakukan dengan mereka yang berkomitmen memerangi diskriminasi untuk mengubah mentalitas."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement