Kamis 19 Oct 2023 20:41 WIB

Kandas di Denmark Open 2023, Daddies Akui Pertahanan Ganda Malaysia Sulit Ditembus

Dalam lima pertemuan terakhir mereka, Daddies hanya sekali menang atas Aaron/Soh.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan
Foto: Republika/Prayogi
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus mengakui keunggulan wakil Malaysia Aaron China/Soh Wooi Yik di babak 16 besar Denmark Open 2023. Pasangan berjuluk The Daddies menyerah dengan skor 21-16, 5-21 dan 15-21 dalam laga yang berlangsung di Jyske Bank Arena Odense Denmark, Kamis (19/10/2023).

Hendra mengatakan kalau ia banyak membuang poin. "Kami seharusnya bisa lebih sabar lagi terutama saat menyerang. Mereka punya gaya main defense yang baik," ujar Hendra.

Baca Juga

Ahsan menambahkan, strategi mereka tetap bagaimana menurunkan bola terlebih dahulu. Sayang, dalam penerapannya banyak melakukan kesalahan. Di samping itu, lawan juga sudah lebih siap.

"Kami tetap bersyukur walaupun hasilnya kalah. Untuk berikutnya kami harus terus menjaga stamina dan kalau bisa tenaganya ditambah lagi," kata Ahsan.

Hasil ini membuat The Daddies mencatatkan rekor buruk saat bersua dengan Aaron/Soh. Dalam lima pertemuan terakhir mereka, Daddies hanya sekali memperoleh kemenangan, tepatnya pada 2022 di BWF World Tour Finals Bangkok.

Ahsan/Hendra tampil dominan dengan unggul empat poin 6-2. Ahsan/Hendra mencatatkan lima poin beruntun untuk menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-3.

Aaron/Soh Woi mampu keluar dari tekanan dengan mencatatkan lima poin berturut-turut untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 9-12. Namun Ahsan/Hendra yang mencoba mengembangkan tempo permainan dapat menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Di gim kedua, Ahsan/Hendra gagal mengulang performa di gim pembuka. Aaron/Soh mampu mencatat 11 poin beruntun untuk menutup gim kedua dengan keunggulan 11-0. Usai interval, Aaron/Soh terus tampil menekan dan mencatat enam poin beruntun untuk unggul 17-0. Ahsan/Hendra gagal mengembangkan permainan dan harus bertekuk lutut dengan skor 5-21.

Di gim ketiga, Ahsan/Hendra tampil lebih garang dengan mencatatkan tiga poin berturut-turut untuk memimpin 4-1. Ahsan/Hendra mampu menutup interval gim ketiga dengan keunggulan 11-9.

Usai interval, Aaron/Soh tampil mendikte permainan dengan mencatatkan enam poin beruntun untuk berbalik unggul 17-12. Ahsan/Hendra gagal untuk tampil keluar dari tekanan dan harus menyerah dengan skor 15-21.

 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement