Jumat 20 Oct 2023 07:41 WIB

Kota Bogor Siap Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Beladiri Nasional Pertama

Persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Beladiri Nasional capai 90 persen

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Sejumlah anak mengikuti latihan olahraga bela diri karate. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menunjuk Kota Bogor dan Kota Bekasi sebagai tuan rumah ajang perdana Pekan Olahraga Bela Diri
Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
Sejumlah anak mengikuti latihan olahraga bela diri karate. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menunjuk Kota Bogor dan Kota Bekasi sebagai tuan rumah ajang perdana Pekan Olahraga Bela Diri

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menunjuk Kota Bogor dan Kota Bekasi sebagai tuan rumah ajang perdana Pekan Olahraga Bela Diri Nasional pada 20 - 31 Oktober 2023. Ada empat cabang olahraga yang akan diselenggarakan di Kota Bogor antara lain Kick Boxing, Gulat, Sambo dan Wushu.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan ajang perdana ini akan bertempat di GOR Padjajaran, Kecamatan Tanah Sareal dan Green Forest Hotel Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. Saat ini, Kota Bogor tengah melalukan berbagai persiapan.

“Kota Bogor siap dan hal ini akan tercatat dalam sejarah bahwa Pekan Olahraga Bela Diri Nasional yang pertama diselenggarakan disini. Persiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Bela Diri Nasional sudah mendekati 90 persen,” kata Dedie yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Daerah, Kamis (19/10/2023).

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengatakan ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain Anggar (Bekasi), Kempo (Bekasi), Ju-Jitsu (Bekasi), Karate (Bekasi), Gulat (Bogor), Kick Boxing (Bogor), Sambo (Bogor), Wushu (Bogor), Taekwondo (Bekasi).

Awalnya, kata dia, KONI Pusat hanya punya PON yang dilakukan setiap empat tahun sekali. Sedangkan KONI Pusat merasa masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk cabang olahraga lainnya. 

“Setelah mendapat masukan-masukan, oleh karena itu, kita akan membuat kompetisi tambahan, yang pertama Pekan Olahraga Bela Diri Nasional,” jelasnya.

Menurut Marciano, masih ada kemungkinan pada program terobosan lainnya. Seperti Pekan Olahraga Indoor Nasional, Pekan Olahraga Pantai Nasional dan sebagainya. “PON diselenggarakan provinsi tetapi Pekan Olahraga Bela Diri Nasional, itu dilakukan Kabupaten/kota,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement