Sabtu 21 Oct 2023 12:17 WIB

Zarco Juara GP Australia Lewat Perlombaan Sengit Hingga Finis, Bagnaia Kedua

Pembalap Gresini Fabio Di Giannantonio berada di podium ketiga GP Australia.

Johann Zarco (kiri) dari Prima Pramac Racing menjuarai GP Asutralia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (21/10/2023).
Foto: EPA-EFE/JOEL CARRETT
Johann Zarco (kiri) dari Prima Pramac Racing menjuarai GP Asutralia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (21/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PHILLIP ISLAND -- Pembalap Prancis Johann Zarco memenangi GP Australia yang mendebarkan di Sirkuit Phillip Island pada Sabtu (21/10/2023) yang berlangsung sengit. Pembalap Pramac ini meraih kemenangan perdananya di depan sang juara dunia, Francesco Bagnaia.

Zarco melewati rekan setimnya Jorge Martin di lap terakhir untuk unggul 0,201 detik dari Bagnaia di atas Ducati-nya. 

Baca Juga

"Finis di urutan pertama setelah begitu banyak balapan, emosinya sangat tinggi," kata Zarco. "Saya tidak ingin menangis saat ini, tapi saya pikir akan melakukannya nanti."

Pembalap Gresini Fabio Di Giannantonio berada di urutan ketiga di Phillip Island yang diguyur hujan deras dan mendung, sementara Brad Binder dari KTM berada di urutan keempat.

Martin yang berada di posisi terdepan memimpin selama 26 lap dari 27 lap yang dilombakan. Namun ban belakangnya yang lunak mengalami kerusakan di tikungan terakhir dan ia tidak dapat bertahan karena cengkeramannya mulai hilang.

Pembalap Spanyol itu berakhir di urutan kelima dalam sebuah kemunduran bagi peluangnya untuk meraih gelar juara dunia. Bagnaia kini unggul 27 poin dengan empat seri tersisa dalam musim yang terdiri dari 20 seri ini.

Setidaknya hujan tidak turun selama tes yang melelahkan itu, setelah grand prix dimajukan sehari untuk menghindari cuaca yang tidak menentu.

Sprint 13 lap telah dipindahkan besok, tetapi hanya akan berlangsung jika aman untuk dilakukan, dengan hujan dan hembusan angin yang diperkirakan mencapai 65 km/jam.

Martin memenangkan sprint di Indonesia pekan lalu, tapi terjatuh pada babak utama dan memberikan kemenangan kepada Bagnaia. Dengan itu, ia memimpin 18 poin dalam klasemen pembalap yang telah menjadi pertarungan dua rider.

Ia secara konsisten tampil cepat sepanjang akhir pekan di Australia, sementara Bagnaia harus berjuang keras di Q2 setelah menjalani latihan pada Jumat yang lamban.

Martin mencetak rekor lap baru untuk meraih pole ketiga tahun ini sebagai landasan yang sempurna untuk memulai balapan dan ia melesat dari garis start untuk menahan Binder dan Bagnaia dengan start yang ideal.

Bagnaia tidak bisa mengimbangi kecepatannya dan Di Giannantonio segera menyalipnya di posisi ketiga, dan dengan cepat memperlebar jarak.

Di depan, Martin berada di kelasnya sendiri, melebarkan jaraknya dengan Binder menjadi 2,5 detik dan hampir lima detik dari Bagnaia di lap ke-10.

Jaraknya melebar hingga lebih dari empat detik, tetapi ketika ban belakangnya mulai aus, ia melambat dan kelompok pengejarnya semakin dekat, dengan Zarco mampu merebut kemenangan di saat-saat terakhir.

 

Pemenang balapan tahun lalu, Alex Rins, mengundurkan diri sebelum kualifikasi karena rasa sakit akibat patah tulang kaki yang dialaminya di Italia empat bulan lalu.

sumber : AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement