Rabu 01 Nov 2023 10:03 WIB

Jelang Lawatan Newcastle ke Old Trafford, Ten Hag Ingatkan Soal Kesuksesan Musim Lalu

Man United memiliki modal minor dalam menatap laga kontra Newcastle.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih Manchester United (MU), Erik ten Hag.
Foto: AP Photo/Dave Thompson
Pelatih Manchester United (MU), Erik ten Hag.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Upaya Manchester United (MU) untuk bisa mempertahankan titel Piala Liga Inggris akan diadang Newcastle United. The Magpies akan bertandang ke markas Man United, Stadion Old Trafford, pada putaran keempat Piala Liga Inggris musim ini, Kamis (2/11/2023) dini hari WIB.

Laga ini merupakan laga ulangan partai final Piala Liga Inggris musim lalu. Dalam laga di Stadion Wembley tersebut, Man United mampu membungkam the Magpies, 2-0, via gol Casemiro dan Marcus Rashford. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan MU menjadi yang terbaik di ajang Piala Liga Inggris musim lalu.

Baca Juga

Jelang lawatan Newcastle, Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, pun mengingatkan kembali catatan apik MU di pentas Piala Liga Inggris musim lalu. Man United diharapkan sudah bisa melupakan kekalahan menyakitkan, 0-3, dari Manchester City di edisi Derbi Manchester pertama musim ini, akhir pekan lalu.

''Tidak ada gunanya buat kami untuk terus meratap. Seiring dengan kehadiran Newcastle United di Old Trafford, kami mesti kembali fokus ke Piala Liga Inggris. Laga ini sekaligus menjadi pengingat bagaimana penampilan apik bisa membawa kami meraih gelar juara,'' kata Ten Hag seperti dilansir laman resmi klub, Rabu (1/10/2023).

Laga kontra the Magpies, ujar Ten Hag, akan menjadi salah satu laga besar yang harus dilakoni anak-anak asuhnya. Seraya menegaskan keinginan untuk bisa mempertahankan titel Piala Liga Inggris, Ten Hag meminta anak-anak asuhnya untuk bisa menunjukkan performa terbaik di laga kontra The Magpies.

Terlebih, dengan format turnamen, kekalahan di laga ini akan membuat Man United tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris. ''Menghadapi lawan yang kuat, kami harus bisa menunjukkan performa terbaik. Ini adalah kompetisi berformat turnamen. Jadi, tidak ada kesempatan kedua, apabila kami gagal menampilan performa terbaik kami,'' kata eks pelatih Ajax Amsterdam itu.

Kendati begitu, Man United memiliki modal minor dalam menatap laga ini. Kekalahan, 0-3, dari Man City menambah luka Iblis Merah. Man United telah menelan tujuh kekalahan dair 14 laga di semua ajang pada musim ini. Kekalahan dari Man City pun mengakhiri rentetan kemenangan MU di tiga laga sebelumnya.

Iblis Merah dinilai belum menemukan konsistensi performa. Badai cedera pun membuat Man United tidak kunjung memberikan penampilan meyakinkan. Namun, Ten Hag masih menebar optimisme terkait kemampuan para penggawa MU untuk bisa bangkit pada musim ini.

''Kami mungkin tidak mengawali musim ini dengan baik dan tidak seperti yang kami harapkan. Namun, saya yakin, kami masih memiliki talenta dan sikap untuk bisa mengarah ke trek yang tepat. Ini hanya masalah waktu sebelum kami benar-benar menunjukkan kemampuan sebenarnya,'' tegas pelatih yang mulai menukangi Man United pada musim lalu tersebut.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement