Sabtu 04 Nov 2023 22:34 WIB

PSSI Tawarkan Timnas Palestina Berkandang di Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan komitmen serta solidaritas kepada Palestina.

Pemain timnas Palestina Tamer M.S Seyam (9) dalam laga FIFA Matchday melawan Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (14/6/2023). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Pemain timnas Palestina Tamer M.S Seyam (9) dalam laga FIFA Matchday melawan Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (14/6/2023). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menawarkan kepada Palestinian Football Asociation (PFA) atau Asosiasi Sepak Bola Palestina untuk menggunakan stadion di Indonesia sebagai kandang Timnas mereka selama Kualifikasi Piala Dunia 2026. Melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu (4/11/2023), Ketua Umum PSSI Erick Thohir  menegaskan komitmen serta solidaritas penuh sepak bola Indonesia kepada Palestina. 

Oleh karena itu, di tengah konflik dan isu kemanusiaan yang sedang mendera bangsa Palestina akibat serangan Israel, PSSI menawarkan bantuan dengan menyediakan stadion di Indonesia untuk digunakan timnas Palestina.

Baca Juga

“Kami menawarkan Indonesia sebagai kandang bagi Palestina saat mereka memainkan laga kandang kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia bulan ini. Kandang kami kandang Palestina juga," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Tawaran yang diberikan oleh PSSI disambut dengan haru oleh PFA. Melalui pesan elektronik, Wakil PFA Susan Shalabi mengapresiasi bentuk dukungan dan komitmen yang diberikan oleh PSSI tersebut.

Sebelumnya melalui surat elektronik, Sekjen PSSI Yunus Nusi bersurat kepada PFA mewakili Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan belasungkawa terdalam dan rasa solidaritas kepada rakyat Palestina yang terkena serangan Israel.

PSSI memahami bahwa timnas Palestina memiliki jadwal pertandingan kandang di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde kedua melawan timnas Australia pada 21 November. Oleh sebab itu, Yunus menyampaikan bahwa Erick Thohir menawarkan agar Palestina dapat bermain di Indonesia.

"Sehubungan dengan hal yang terjadi di Palestina saat ini, kami dengan rendah hati menawarkan tim Palestina untuk bertanding melawan Australia pada tanggal 21 November di Indonesia dalam  Penyisihan Kualifikasi bersama putaran 2. Bapak Erick Thohir, Presiden Federasi, akan memfasilitasi tim Palestina di bidang akomodasi, transportasi darat dan juga stadion untuk pertandingan tersebut dengan biaya sendiri," tulis Yunus dalam suratnya.

Susan Shalabi mengapresiasi belasungkawa yang diberikan PSSI. Menurutnya itu sangat berarti bagi rakyat Palestina selama menghadapi masa-masa sulit.

"Presiden (federasi sepak bola) Anda, Bapak Erick Thohir, sungguh telah menunjukkan kehebatannya, solidaritas dan kemurahan hati dengan menawarkan akomodasi, transportasi darat, bahkan stadion untuk pertandingan dengan biaya sendiri. Sikap ini menunjukkan semangat persatuan dan dukungan Indonesia terhadap Palestina," kata Susan.

Adapun untuk tawaran tersebut, Susan mengatakan pihaknya telah memilih Kuwait sebagai venue untuk pertandingan tersebut.

"Tolong kirimkan ucapan terima kasih kami kepada Presiden (PSSI) Thohir atas kebaikannya. Pelatih kepala dan direktur teknis memilih Kuwait karena kedekatan (dengan Palestina). Kami mengucapkan terima kasih dengan sepenuh hati atas tawaran baik Anda dan menantikan kelanjutan kerja sama antar asosiasi kita," ujarnya.

Dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, timnas Palestina akan bertandang menghadapi timnas Libanon pada pertandingan pembukaan kualifikasi grup E yang berlangsung 16 November mendatang. Lalu pada pertandingan kedua akan berhadapan dengan timnas Australia pada 21 November.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement