Senin 13 Nov 2023 05:28 WIB

Panjat Tebing Indonesia Pastikan Dapat Dua Tiket Olimpiade 2024

Masih ada tiket Olimpiade 2024 yang bisa diraih.

Atlet panjat tebing Indonesia Rahmad Adi Mulyono menunjukkan tiket Olimpiade Paris 2024 usai menang pada babak final speed ajang Asian Qualifier Jakarta 2023 di Arena Panjat Tebing GBK, Jakarta, Ahad (12/11/2023). Rahmad Adi Mulyono berhasil mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024 setelah menang dengan catatan waktu 5,35 detik.
Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Atlet panjat tebing Indonesia Rahmad Adi Mulyono menunjukkan tiket Olimpiade Paris 2024 usai menang pada babak final speed ajang Asian Qualifier Jakarta 2023 di Arena Panjat Tebing GBK, Jakarta, Ahad (12/11/2023). Rahmad Adi Mulyono berhasil mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024 setelah menang dengan catatan waktu 5,35 detik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengatakan para atlet Indonesia masih memiliki kesempatan untuk merebut tiket lainnya menuju Olimpiade 2024 Paris melalui dua seri tahun depan.

Kedua seri tersebut adalah turnamen di Huangpu Riverside Shanghai, China, yang akan berlangsung pada 16-19 Mei 2024. Selanjutnya ada turnamen di Ludovika, Budapest, Hungaria pada 23 Juni yang sekaligus menandai berakhirnya masa kualifikasi untuk para atlet panjat tebing dunia menuju Paris.

Baca Juga

“Dalam jangka pendek, kami ada target yang ingin kami capai, yaitu di kualifikasi di Budapest dan Shanghai nanti kami bisa dapat dua tiket lagi, jadi nanti genap empat atlet yang akan kami kirimkan ke Paris,” kata Yenny saat ditemui di Lot 11 Gelora Bung Karno Jakarta, Ahad (12/11/2023).

Sejauh ini, Indonesia telah memastikan dua atlet panjat tebing yang akan bersaing di panggung olahraga terbesar di dunia tahun depan. Rahmad Adi Mulyono baru saja meraih tiket menuju Paris setelah memenangkan final nomor speed kategori putra di IFSC Asian Qualifier 2023.

Rahmad Adi mencatatkan waktu tercepat pada babak final 5,35 detik sementara rival satu negaranya, Kiromal Katibin finis di posisi kedua meskipun dinyatakan jatuh (fall) dalam perebutan satu kuota ke Prancis.

Pencapaian Rahmad Adi pun mengikuti langkah atlet panjat tebing Indonesia sekaligus peraih medali emas Kejuaraan Dunia Panjat Tebing dan Asian Games 2022 Hangzhou Desak Made Rita Kusuma Dewi yang sebelumnya sudah memastikan tiket menuju Olimpiade 2024 Paris di nomor speed putri.

Yenny mengatakan, capaian sejauh ini sudah memenuhi target federasi. Prestasi itu pun semakin komplit dengan adanya dua atlet panjat tebing nomor combined (lead and boulder) Raviandi Ramadhan dan Sukma Lintang Cahyani juga menjadii finalis di IFSC Asian Qualifier 2023.

“Ini sesuai target, bahkan ada bonus-bonus karena untuk lead dan boulder kita tidak ada target sama sekali, tetapi ternyata bisa masuk final dan peringkat atlet kita juga naik ke posisi tujuh,” kata Yenny.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo berharap para atlet panjat tebing Indonesia bisa memaksimalkan kekuatan mereka untuk kualifikasi final tahun depan.

“Ini akan kita maksimalkan supaya bisa menambah lagi tiket menuju Olimpiade Paris,” kata Menpora Dito.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement