Sabtu 18 Nov 2023 00:55 WIB

Angka Terbaru, Total Penonton Piala Dunia U-17 di Stadion Nyaris Setengah Juta Orang

Animo masyarakat Indonesia menyaksikan Piala Dunia U-17 2023 begitu besar.

Penonton memadati area Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023). Menjelang laga penentuan babak penyisihan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Maroko pada malam pukul 19.00 nanti, area  Stadion Gelora Bung Tomo mulai dipadati sejumlah suporter Timnas Indonesia.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Penonton memadati area Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023). Menjelang laga penentuan babak penyisihan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Maroko pada malam pukul 19.00 nanti, area Stadion Gelora Bung Tomo mulai dipadati sejumlah suporter Timnas Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah penonton yang datang langsung ke stadion untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia U-17 2023 yang digelar di empat kota di Indonesia mencapai 400 ribu orang hingga Jumat (17/11/2023).

Head of Marketing and Commercial Piala Dunia U-17 2023, Marsal Masita, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan animo masyarakat Indonesia menyaksikan Piala Dunia U-17 2023 begitu besar untuk datang langsung ke Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jakarta International Stadium, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, dan Stadion Manahan Solo.

Baca Juga

Jumlah penonton ini membludak bukan hanya ketika Tim Nasional Indonesia U-17 berlaga tapi sebagian besar pertandingan lain pun selalu dipadati ribuan penonton.

“Tercatat sudah 400 ribu orang yang menonton pertandingan turnamen tersebut secara langsung di stadion,” kata dia.

Ia menyebutkan jumlah penonton terbanyak ada di Kota Surabaya, jumlah penonton terbanyak di Kota Pahlawan ini karena Timnas Indonesia U-17 bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Surabaya jadi kota dengan penonton terbanyak dari empat kota lainnya, per hari ini yang sudah nonton Piala Dunia U-17 dari empat kota mencapai 400 ribu orang. Padahal ini bukan Piala Dunia senior, juga bukan Piala Dunia U-20,” kata Marsal menjelaskan.

Ia menilai antusiasme itu menjadi sebuah kebanggaan karena ajang tersebut mampu menyedot perhatian yang setara dengan gelaran kelompok usia di atas 17 tahun bahkan senior.

“Kita harus bangga, Surabaya memberikan kontribusi terbesar dari 400 ribu tersebut. Angka ini terus meningkat karena masih ada pertandingan grup yang belum dimainkan,” katanya.

Sebelumnya Timnas Indonesia U-17 sudah menyelesaikan laga grup. Tim berjuluk Garuda Muda duduk di peringkat ketiga Grup A di bawah Maroko dan Ekuador.

Nabil Asyura dan kawan-kawan masih berpeluang masuk dalam peringkat tiga terbaik dan syaratnya Korea Selatan dan Meksiko bermain imbang dalam laga terakhir. Itu pun akan ditentukan lagi dari selisih gol, produktivitas, dan kedisiplinan.

Ia mengaku optimistis jika animo masyarakat masih akan terus meningkat saat Piala Dunia U-17 memasuki fase gugur nanti karena pertandingan di sana akan menampilkan permainan kelas dunia memperebutkan juara dunia U-17.

“Jika Indonesia tidak lolos babak 16 besar, kami berharap animo penonton terus ada karena ingin melihat aksi-aksi semua tim U-17 dari seluruh dunia. Kami percaya angkanya tidak akan turun di pertandingan 16 besar hingga partai puncak,” kata dia.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement