Selasa 28 Nov 2023 21:10 WIB

Tumbangkan 10 Pemain Mali, Prancis Tantang Jerman di Final Piala Dunia U-17 2023

Jerman lebih dulu lolos ke final setelah mengalahkan Argentina lewat adu penalti

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah
Gelandang Timnas U17 Perancis, Amougou mengontrol bola lemparan ke dalam saat melawan Timnas U17 Mali pada pertandingan Semifinal Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa  (28/11/2023). Pada babak pertama Mali berhasil unggul 1-0 atas Perancis. Gol dicetak pada akhir babak pertama oleh penyerang Ibrahim Diarra.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Gelandang Timnas U17 Perancis, Amougou mengontrol bola lemparan ke dalam saat melawan Timnas U17 Mali pada pertandingan Semifinal Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2023). Pada babak pertama Mali berhasil unggul 1-0 atas Perancis. Gol dicetak pada akhir babak pertama oleh penyerang Ibrahim Diarra.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Prancis lolos ke final Piala Dunia U-17 2023 setelah mengalahkan Mali 2-1 pada babak semifinal di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2023). Prancis akan menantang Jerman yang pada laga semifinal laiannya mengalahkan Argentina lewat adu penalti.

Jual beli serangan ditunjukkan oleh kedua tim sejak awal babak pertama. Hal tersebut tak lepas dari tempo permainan yang berlangsung cepat. Kedua tim menciptakan beberapa kali peluang emas.

Baca Juga

Pada menit ke-21, striker Prancis, Lambourde mendapatkan peluang mencetak gol saat mendapatkan umpan terobosan. Dengan kecepatannya ia menggiring bola ke dalam kotak penalti. Namun tembakannya diblok kiper Mali sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.

Satu menit berselang, Mali juga memberikan ancaman. Tetapi tembakan dan serangan mereka mampu dipatahkan lini belakang Prancis.

Pertahanan rapat Prancis membuat Mali sedikit frustasi untuk menembus ke kotak penalti. Sehingga mereka beberapa kali memutuskan melakukan tembakan dari luar kotak penalti. 

Pada menit ke-38 Mali mendapatkan peluang melalui skema tendangan sudut. Hal tersebut menciptakan kemelut di depan gawang Prancis sebelum pemain Mali menemukan ruang tembak meski berhasil diblok.

Prancis dan Mali terus berusaha mencari gol. Sebelum babak pertama usai, Mali memecah kebuntuan melalui Ibrahim Diarra pada menit ke-45+4. Gol Diarra sekaligus menutup babak pertama.

Prancis mengambil inisiatif lebih menyerang sejak awal babak kedua. Alhasil Les Bleuets menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-56 melalui Yvann Titi. 

Prancis kian nyaman menguasai permainan ketika pemain Mali Souleymane Sanogo diganjar kartu merah dua menit setelah gol Titi karena pelanggaran. Tak lama kemudian, Prancis berbalik unggul 2-1 pada menit ke-69 lewat Ismail Bouneb.

Meskipun kalah jumlah pemain, Mali tetap bermain terbuka. Namun hingga pertandingan berakhir, wakil Afrika ini tak mampu mencetak gol dan skor bertahan 2-1 untuk kemenangan Prancis. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement