Rabu 29 Nov 2023 18:57 WIB

UEFA Coret Nama Petugas VAR pada Laga PSG Vs Newcastle United

Kwiatkowski dinilai membuat kekeliruan dalam laga PSG kontra Newcastle.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Israr Itah
Kylian Mbappe dari PSG )kanan) mencetak gol pertama timnya dari titik penalti pada pertandingan sepak bola grup F Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Newcastle United FC di Parc des Princes di Paris, Rabu (29/11/2023).
Foto: AP Photo/Christophe Ena
Kylian Mbappe dari PSG )kanan) mencetak gol pertama timnya dari titik penalti pada pertandingan sepak bola grup F Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Newcastle United FC di Parc des Princes di Paris, Rabu (29/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) tidak menyertakan nama Tomasz Kwiatkowski dalam daftar ofisial pertandingan dalam laga lanjutan penyisihan grup Liga Champions. Sebelumnya, Kwiatkowski diplot untuk menjadi petugas Video Assistant Referee (VAR) dalam laga Real Sociedad kontra RB Salzburg, Kamis (30/11/2023) dini hari WIB.

Langkah UEFA ini diduga kuat terkait blunder yang dilakukan Kwiatkowski kala menjadi petugas VAR dalam laga Paris Saint Germain (PSG) kontra Newcastle United, Rabu (29/11/2023) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, petugas VAR asal Polandia itu memberikan anjuran kepada wasit utama, Syzmon Marciniak, untuk menilai langsung insiden yang terjadi pada injury time babak kedua.

Baca Juga

Insiden itu berupa pelanggaran handball yang dilakukan pemain bertahan Newcastle United, Timo Livramento, di dalam kotak penalti. Bola sepakan Ousmane Dembele terlihat menyentuh dada Livramento sebelum akhirnya bergerak mengenai tangannya. 

Marciniak sebenarnya tidak melihat insiden ini sebagai pelanggaran. Namun, Marciniak diminta untuk melihat rekaman video insiden tersebut via monitor di pinggir lapangan. Hasilnya, Marciniak merevisi keputusan sebelumnya dan memberikan hadiah tendangan penalti PSG. Kylian Mbappe yang ditunjuk sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Gol penalti itu sekaligus menjadi gol penyama kedudukan. Laga di Stadion Par de Princess itu pun berakhir imbang, 1-1. Imbasnya, The Magpies gagal merangsek ke papan atas klasemen sementara Grup F dan harus puas bertengger di peringkat ketiga. Borussia Dortmund, yang menang, 3-1, atas AC Milan di laga lainnya, berhasil memastikan satu tempat di babak 16 besar.

"Petugas video review dicoret dari tugas di laga Liga Champions, yang digelar Rabu (29/11/2023) waktu setempat. Pencoretan ini sehari setelah petugas tersebut berperan penting dalam kontroversi penalti pada menit terakhir laga PSG kontra Newcastle United," tulis laporan Associated Press, Rabu (29/11/2023).

Apabila menilik pengalaman dan rekam jejak sebagai petugas review VAR, Kwiatkowski, bukanlah sosok sembarangan. Bersama Marciniak, Kwiatkowski merupakan ofisial pertandingan dalam partai final Liga Champions musim lalu dan laga Piala Dunia 2022. Namun, blunder di laga PSG kontra Newcastle United menjadi cela tersendiri dalam kiprahnya.

Hadiah tendangan penalti buat PSG itu mengundang kontroversi tersendiri lantaran bertentangan dengan rekomendasi UEFA terhadap korps pengadil lapangan. Pada April silam, panel UEFA, yang terdiri atas pelatih dan mantan pemain, merekomendasikan, pelanggaran handball tidak boleh diberikan kepada pemain apabila bola sempat mengenai tubuh pemain tersebut dan tidak mengarah ke gawang.

Kriteria ini mirip dengan apa yang dialami Livramento dalam laga kontra PSG tersebut. Sebelum mengenai tangan Livramento, bola memang sempat membentur dada bek sayap asal Inggris tersebut. Namun, wasit malah menganggap Livramento melakukan pelanggaran handball dan berujung hadiah penalti untuk PSG.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement