Senin 04 Dec 2023 19:02 WIB

Percaya Diri, Pakar: Indonesia Punya Bekal Cukup Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2025

Kesuksesan Piala Dunia U-17 membawa angin segar bagi Indonesia.

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Presiden FIFA Gianni Infantino membawa thropy untuk Timnas U17 Jerman saat penyerahan Thropy Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (2/12/2023). Jerman berhasil memenangkan Piala Dunia U17 untuk pertama kalinya usai mengalahkan Perancis melalui adu pinalti 4-3 (2-2). Jerman pada babak kedua bermain dengan 10 pemain usai Osawe mendapat kartu merah pada menit ke 69.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Presiden FIFA Gianni Infantino membawa thropy untuk Timnas U17 Jerman saat penyerahan Thropy Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (2/12/2023). Jerman berhasil memenangkan Piala Dunia U17 untuk pertama kalinya usai mengalahkan Perancis melalui adu pinalti 4-3 (2-2). Jerman pada babak kedua bermain dengan 10 pemain usai Osawe mendapat kartu merah pada menit ke 69.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar Manajemen Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto mengapresiasi kesuksesan ajang Piala Dunia U-17 yang berkahir pekan lalu. Baik secara penyelenggaraan maupun penampilan Timnas U-17 Indonesia.

Djoko Pekik mengungkapkan, sepakat bahwa Piala Dunia U-17 lalu berjalan sukses utamanya penyelenggaraan, timnas U-17 Indonesia juga lumayan bermain bagus. Ini menjadi pengalaman berharga bagi Timnas U-17 menapak jenjang prestasi lebih tinggi lagi.

Baca Juga

"Apresiasi untuk pemerintah dan PSSI yang telah menggelar dengan baik Piala Dunia U-17. Sehingga jadi modal utama kita dalam melakukan upaya untuk jadi tuan rumah event yang lain, termasuk kalau seandainya Indonesia mau jadi tuan rumah U-20 tahun 2025, ini modal utama untuk melaksanakan event dunia," kata Djoko Pekik, kepada republika.co.id, Senin (4/12/2023). 

Mengenai perbedaan Piala Dunia U-17 dan U-20 Djoko Pekik menyatakan, perbedaan ada pada persyaratan FIFA agak berbeda, namun secara umum manajemen pertandingan sama saja, apalagi kerjasama dengan Singapura cukup bagus jadi tuan rumah bersama.

"Kita belajar, mengatasi kekurangan atau menyempurnakan yang ada, langkah pertama evaluasi mendalam sisi yang perlu dibenahi, sehingga kalau kita mengajukan tuan rumah U-20 tahun 2025  kita sudah punya bekal, penyelenggara yang baik," kata di. 

"Kita juga harus perhatian terhadap kesiapan Timnas U-20. Jika Kita mengajukan diri jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2025, harus dibarengi penyiapan timnas U-20, jadi lebih sukses dibanding timnas U-17 lalu," ujar dia menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement