Selasa 05 Dec 2023 21:40 WIB

Ketua DPRD DKI: KONI DKI Kolaborasi dengan BUMD dan Swasta demi Raih Juara PON 2024

Target DKI Jakarta menjadi juara umum PON membutuhkan bantuan dari pihak luar.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Acara gathering sponsorship KONI DKI dengan BUMD dan pihak swasta.
Foto: Dok KONI DKI
Acara gathering sponsorship KONI DKI dengan BUMD dan pihak swasta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam mewujudkan target juara umum di PON XXI Aceh-Sumut Oktober 2024, KONI DKI Jakarta melakukan kolaborasi dengan BUMD dan pihak swasta. Kolaborasi ini demi mewujudkan cita-cita menjadi juara umum PON yang merupakan tugas bersama. 

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, gathering ini untuk memperkokoh persaudaraan antara pihak BUMD dan KONI DKI dengan para atlet dari berbagai cabang olahraga.

Baca Juga

"Saya berterima kasih kepada seluruh BUMD DKI seperti Perumda Pasar Jaya dan Bank DKI serta yang lainnya yang peduli untuk kemajuan olahraga di Jakarta," kata Pras, sapaan akrabnya, Selasa (5/12/2023). 

Pras yang juga Ketua Dewan Pembina KONI DKI berharap agar BUMD lain dan pihak swasta lain ikut membantu atlet Jakarta untuk meraih juara umum di PON XXI Aceh-Sumut tahun depan.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid dalam acara gathering bersama BUMD dan swasta di Gedung KONI DKI Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ia mengingatkan tagline organisasi yang dipimpinnya. Tagline KONI DKI Jakarta adalah Jakarta Datang, Jakarta Menang, yang berarti semangat untuk meraih juara umum.

"Untuk meraih juara umum ini, merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, partisipasi BUMD dan swasta sangat kita harapkan," paparnya.

Diketahui, di PON XXI 2024 Aceh-Sumut, jumlah atlet, pelatih dan asisten pelatih (aspel) sebanyak 1.680 orang. Jumlah PON Aceh-Sumut lebih banyak ketimbang gelaran PON Papua yang hanya 1.302 orang.

Begitu juga dengan jumlah nomor pertandingan di PON Aceh-Sumut yang lebih banyak ketimbang PON Papua. Di PON Aceh-Sumut ada 1033 pertandingan dan 65 cabang olahraga (cabor). 

Sementara di PON Papua hanya 37 cabor, 56 disiplin, dan 681 nomor pertandingan. 

Ketua Panitia Acara Gathering KONI DKI Jakarta bersama BUMD dan Swasta, Anando Eko mengatakan, keterlibatan semua pihak bisa menjadi energi untuk prestasi olahraga Jakarta.

"Sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk juara umum adalah untuk perkembangan olahraga Jakarta," tegas Anando yang juga Ketua Bidang Dana dan Usaha KONI DKI Jakarta ini. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement