Ahad 10 Dec 2023 11:01 WIB

Tekuk Udinese 4-0, Inter Milan Puncaki Klasemen Sementara Serie A Liga Italia

Tambahan 3 poin membuat Inter kokoh di puncak klasemen, unggul 2 poin atas Juventus.

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto
Pemain Inter Milan Federico Dimarco melakukan selebrasi bersama rekan timnya seusai mencetak gol ke gawang Udinese dalam lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Ahad (10/12/2023) dinihari WIB. Dalam pertandingan itu, Inter Milan mengalahkan Udinese dengan skor 4-0. Gol Inter Milan dicetak Hakan Calhanoglu (menit 37), Federico Dimarco (menit 42), Marcus Thuram (menit 44) dan Lautaro Martinez (menit 84).
Foto: AP Photo/Antonio Calanni
Pemain Inter Milan Federico Dimarco melakukan selebrasi bersama rekan timnya seusai mencetak gol ke gawang Udinese dalam lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Ahad (10/12/2023) dinihari WIB. Dalam pertandingan itu, Inter Milan mengalahkan Udinese dengan skor 4-0. Gol Inter Milan dicetak Hakan Calhanoglu (menit 37), Federico Dimarco (menit 42), Marcus Thuram (menit 44) dan Lautaro Martinez (menit 84).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inter Milan merangsek ke puncak klasemen sementara Serie A Liga Italia usai mengempaskan Udinese dengan skor 4-0, Sabtu (9/12/2023). Melalui gol penalti Hakan Calhanoglu, tendangan menyudut Federico Dimarco, serta 21 umpan yang diakhiri oleh Marcus Thuram, sebelum Lautaro Martinez menambahkan gol keempat.

Tambahan tiga poin membuat Inter kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 38 poin hasil dari 12 menang, dua kalah, dan satu imbang, unggul dua poin dari pesaing utama Juventus di posisi dua.

Baca Juga

Dikutip dari Football Italia, Ahad (10/12/2023), Lautaro Martinez mengira ia telah membuka keunggulan setelah 10 menit, namun sundulannya dari umpan silang Federico Dimarco membentur tiang gawang.

Dimarco juga mengancam beberapa saat kemudian, menyambut umpan tarik dari Yann Bisseck di sisi kanan dan memaksa Marco Silvestri melakukan penyelamatan.

Udinese mendapatkan beberapa peluang di sisi kanan, Roberto Pereyra dua kali gagal memanfaatkan umpan dari Lazar Samardzic dan Festy Ebosele.

Hakan Calhanoglu melepaskan tendangan melebar dari jarak jauh dan tendangan keras lainnya yang diantisipasi oleh Kabasele.

Kebuntuan terpecahkan ketika Lautaro Martinez tidak dapat menjangkau umpan silang dari sisi kiri, namun Neuhen Perez masih menariknya dari belakang untuk mendapatkan hadiah penalti yang diberikan setelah tinjauan VAR. Calhanoglu membuat Silvestri salah arah untuk mengonversi penalto menjadi gol.

Beberapa saat kemudian, Lautaro Martinez berjuang untuk merebut kembali bola, Calhanoglu melepaskan bola, dan Dimarco melepaskan tembakan menyudut yang melewati Silvestri dan masuk ke pojok bawah gawang. Skor 2-0 untuk Inter.

Pertandingan menjadi satu arah dengan gol ketiga sebelum turun minum, saat Dimarco berpura-pura melakukan umpan silang, namun malah menariknya kembali ke belakang dan memberikan umpan kepada Henrikh Mkhitaryan, yang melambungkan bola ke tiang gawang untuk dituntaskan dengan tendangan voli Thuram. Ada 21 operan beruntun yang mengarah pada gol tersebut.

Lautaro Martinez nyaris mencetak gol keempat Inter setelah menerima umpan silang dari Dimarco, melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Udinese berhasil mencetak gol di menit 68, namun Lorenzo Lucca berada dalam posisi offside saat menyambut bola rebound hasil tepisan buruk Yann Sommer atas tendangan Sandi Lovric.

Laga belum selesai sampai sang capocannoniere ikut beraksi, yang ia lakukan pada menit-menit akhir ketika berjuang merebut kembali bola di lini tengah. Martinez berlari ke depan dan melepaskan tendangan keras yang melewati Silvestri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement