Ahad 10 Dec 2023 18:05 WIB

Kewaspadaan Utama Pochettino Jelang Lawatan Chelsea ke Markas Everton

Everton meraih dua kemenangan beruntun di dua pertandingan terakhir.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino.
Foto: AP Photo/Karl B DeBlaker
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Lawatan ke markas Everton, Stadion Goodison Park, bakal menjadi jadwal yang harus dilakoni Chelsea pada pekan ke-16 Liga Primer Inggris, Ahad (10/12/2023) malam WIB. Berbeda dari The Blues, Everton tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi dalam menatap laga ini.

Kemenangan beruntun ditorehkan The Toffees di dua laga terakhir. Setelah membungkam Nottingham Forest, 1-0, tim besutan Sean Dyche itu secara mengejutkan menundukkan Newcastle United, 3-0, tengah pekan ini. Di sisi lain, Chelsea justru datang ke laga tersebut dengan catatan kekalahan di laga terakhir.

Baca Juga

The Blues dibekap Manchester United (MU), 1-2, tengah pekan lalu. Gol tandukan Scott McTominay pada babak kedua membuat The Blues gagal mencuri poin dari markas Iblis Merah tersebut. Padahal, Chelsea baru kembali ke jalur kemenangan usai membungkam Brighton and Hove Albion, 3-2, di laga sebelumnya.

Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, pun berharap anak-anak asuhnya bisa menunjukkan determinasi serupa saat membungkam Brighton di laga kontra Everton. Apabila gagal menunjukan kemampuan tersebut, ujar Pochettino, ambisi untuk bisa mencuri tiga poin dari markas Everton akan menjadi harapan kosong.

''Kami harus menunjukkan semangat dan keinginan untuk bertarung. Jika tidak, maka kami akan menderita di sepanjang laga tersebut. Di laga kontra Brighton, kami memulai laga dengan begitu baik. Hal itu yang setidaknya berusaha kami ulangi di laga berikutnya,'' kata Pochettino seperti dikutip laman resmi klub, Ahad (10/12/2023).

Secara khusus, pelatih asal Argentina itu membeberkan sejumlah kewaspadaan terkait kemampuan The Toffees. Klub asal Merseyside itu diketahui menjadi salah satu tim dengan pemain berpostur tinggi terbanyak di pentas Liga Primer Inggris. Alhasil, The Toffees cenderung memiliki keunggulan dalam duel-duel bola udara.

Umpan silang dari sisi sayap bakal begitu berbahaya buat pertahanan The Blues di laga ini. Pun dengan kesempatan sepak pojok ataupun tendangan bebas dari sisi lapangan. Terlebih, di laga terakhir, The Blues harus rela kehilangan raihan poin usai menyerah dari Man United via gol sundulan McTominay.

Tidak hanya itu, Everton juga kerap mengandalkan kekuatan fisik dalam berburu kemenangan. Ini menjadi salah satu ciri khas dari gaya permainan dari tim-tim yang ditangani oleh Sean Dyche. Pochettino pun sdar dengan potensi ancaman tersebut, terutama soal tinggi badan para penggawa Everton.

''Tinggi para pemain mereka bisa menjadi masalah tersendiri. Bukan berarti, kami harus menjawab kondisi itu dengan pemain yang lebih tinggi, tapi dengan keseimbangan permainan. Kami harus bisa lebih agresif dan menghindari sepak pojok ataupun tendangan bebas dari sisi lapangan. Kami harus cerdik untuk bisa menghentikan pasokan bola di lini tengah,'' jelas pelatih asal Argentina itu.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement