Sabtu 24 Feb 2024 13:51 WIB

Hokky Caraka Optimistis Timnas U-23 Indonesia Lolos ke Delapan Besar Piala Asia

Hokky percaya dengan kemampuan Shin Tae-Yong meramu skuad tim.

Penyerang PSS Sleman, Hokky Caraka.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Penyerang PSS Sleman, Hokky Caraka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Striker PSS Sleman, Hokky Caraka tetap optimistis timnas Indonesia U-23 dapat berbicara banyak di pentas Piala Asia U-23 2024 Qatar pada 15 April sampai 3 Mei mendatang meskipun berpotensi tidak diperkuat pemain-pemain penting. Garuda Muda berpotensi tidak diperkuat susunan pemain andalannya karena turnamen sepak bola antarpemain muda itu tidak termasuk dalam kalender FIFA, sehingga klub-klub yang diperkuat pemain langganan timnas U-23 tidak diwajibkan melepas pemain-pemainnya.

Terkait hal itu, Hokky yang juga merupakan striker muda timnas Indonesia tetap yakin Garuda Muda memenuhi target untuk lolos sampai babak 8 besar atau perempat final karena ia percaya dengan tangan dingin sang pelatih Shin Tae-yong (STY).

Baca Juga

“Ya, itu kita lihat nanti aja gimana peran pelatih kita,” kata Hokky setelah ia mengantarkan klubnya PSS Sleman menang 4-1 atas Bhayangkara FC di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kamis (22/2).

Di Piala Asia U-23, Garuda Muda tergabung di Grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia, dan juga Jordania. Striker 19 tahun itu pun kembali mengingatkan bahwa peluang lolos Indonesia sangat terbuka lebar, apalagi di pergelaran Piala Asia level senior bulan lalu, Indonesia yang didominasi pemain-pemain U-23 seperti Pratama Arhan, Justin Hubner, Rizky Ridho, Marselino Ferdinan, hingga Rafael Struick berhasil menembus babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah.

“Mungkin jangan fokus ke lawan, kalian harus fokus ke tim kita sendiri karena tim kita juga memiliki komposisi yang baik, kemarin kita di Piala Asia senior juga kebanyakan pemain u-23 pasti kita juga bisa,” katanya.

Hokky merupakan nama yang berpotensi dipanggil STY untuk membela Garuda Muda di Piala Asia U-23. Namun, nasib striker kelahiran Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu masih tidak diketahui secara pasti setelah pelatihnya di PSS, Risto Vidakovic keberatan melepasnya karena sangat membutuhkan jasanya di bulan-bulan Piala Asia U-23 bergulir dimana kompetisi Liga 1 Indonesia memasuki babak akhir kompetisi reguler.

Sementara itu, selain PSS, Persija Jakarta dan Borneo FC juga diketahui keberatan melepaskan pemain-pemain mudanya ke timnas dengan alasan yang sama, yaitu karena masih membutuhkan tenaga para pemainnya dalam mengarungi kompetisi Liga 1.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement