Selasa 05 Mar 2024 12:03 WIB

Tuchel Sebut Munchen Harus Rasakan Tekanan untuk Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Bayern Munchen akan menjamu Lazio pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel
Foto: AP Photo/Matthias Schrader
Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel menilai timnya perlu merasakan tekanan jika mereka ingin menampilkan performa terbaik saat menghadapi Lazio pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Bayern harus membalikkan defisit satu gol pada pertandingan kandang di Allianz Arena, Rabu (6/3/2024) dini hari WIB.

Tim Bavaria ini jauh dari performa terbaiknya, hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Tuchel akan hengkang pada akhir musim, setahun lebih awal dari kontraknya.

Baca Juga

Bayern bermain imbang 2-2 di Freiburg pada akhir pekan lalu sehingga tertinggal 10 poin di belakang pemimpin klasemen Bundesliga Bayer Leverkusen. Performa mengkhawatirkan ini membuat banyak pihak kini meragukan Bayern bisa mendepak Lazio.

“Saya pikir situasinya sangat jelas bagi kami, tetapi untuk mencapai performa terbaik, perlu ada tekanan tertentu,” kata Tuchel pada konferensi pers, Senin (4/3/2024) dikutip Reuters.

Ia mengatakan, hasil terkini Munchen, termasuk kekalahan dari Lazio pada leg pertama 16 besar di Italia, membuat pertandingan di kandang sendiri nanti tidak akan terasa mudah. 

"​​Tekanan diperlukan. Hal itu akan terjadi besok. Kami perlu menang dengan selisih dua gol melawan tim Italia, tim Maurizio Sarri. Standarnya tinggi,” kata Tuchel.

Bayern telah memenangi 11 gelar liga domestik terakhir dan meraih trofi Liga Champions terbaru mereka pada tahun 2020. Namun musim ini mereka berisiko tak mendapatkan gelar apa pun. 

Kegagalan untuk lolos ke perempat final Liga Champions juga berpotensi mempercepat kepergian Tuchel.

“Bukan dari pihak saya,” kata sang pelatih ketika ditanya apakah potensi tersingkirnya Bayern bisa berarti kepergiannya bisa lebih cepat. 

“Saya tahu apa yang telah kami sepakati dan apa yang telah kami komunikasikan, tetapi Anda bisa yakin tidak ada orang yang memiliki ambisi lebih dari saya untuk memenangkan pertandingan besok,” tambah Tuchel.

Ia mengatakan, setiap menit akan berharga. Kesabaran akan penting bagi Munchen untuk meraih hasil bagus. Munchen, kata dia, tidak punya waktu untuk disia-siakan.

“Waktu ada di pihak Lazio jadi kami harus bermain dengan kepala dingin, tapi tetap memiliki emosi. Dengan emosi tancap gas dan bermain untuk mencetak gol,” kata dia.

Dalam konferensi persnya pada hari Senin, Sarri mengakui bahwa pertandingan tandang akan memberikan tuntutan yang signifikan kepada Lazio.

“Kami sadar betapa sulitnya hal ini, yang seharusnya memberi kami semangat pengorbanan. Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola, ini harus memberi kami keberanian. Kami harus bersemangat dan marah,” ujarnya.

"Bayern Munchen adalah tim berkualitas tinggi dan mereka bisa mencetak gol dengan mudah. ​​Berpikir kami hanya bisa duduk di sana dan bertahan selama 100 menit adalah ide yang buruk, kami harus punya keberanian untuk terus maju."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement