Ahad 10 Mar 2024 17:18 WIB

Jerman tidak Ingin Ganggu Istirahatnya Juergen Klopp

Kontrak Julian Nagelsmann sebagai pelatih Timnas Jerman akan segera habis.

Juergen Klopp
Foto: EPA-EFE/Tim Keeton
Juergen Klopp

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur pelaksana Federasi Sepak bola Jerman (DFB), Andreas Rettig, mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak menghubungi pelatih Liverpool, Juergen Klopp, perihal pekerjaan melatih tim nasional negara tersebut. Rettig menyebut bahwa DFB berusaha untuk menghormati keinginan Klopp yang ingin beristirahat setelah mengakhiri masa kerjanya di Liverpool pada musim panas mendatang.

''Tidak ada kontak. Ia memberikan istirahat kepada dirinya sendiri. Saya tidak tahu apakah kami sebaiknya memberikan tips bepergian kepada dia untuk menikmati waktu senggangnya,” kata Rettig, seperti dikutip Antara dari AFP, Sabtu (9/3/2024).

Kontrak Julian Nagelsmann sebagai pelatih Timnas Jerman akan habis menjelang akhir Piala Eropa 2024. DFB saat ini masih mencari pengganti jangka panjang.

Rettig mengatakan DFB mendukung tim asuhan Nagelsmann untuk tampil baik di Piala Eropa 2024. Dan, dia berharap Nagelsmann akan bertahan seandainya turnamen itu dilalui dengan baik.

 

Klopp mengejutkan dunia sepak bola pada Januari ketika ia mengumumkan akan mengundurkan diri sebagai pelatih Liverpool pada akhir musim ini. Sang pelatih menyebut kelelahan merupakan salah satu faktor utama dari keputusannya.

Ia telah dikaitkan dengan sejumlah pekerjaan lainnya, termasuk di timnas Jerman. Namun Klopp berulang kali mengatakan ia akan beristirahat setidaknya selama setahun sebelum kembali ke dunia kepelatihan.

Jerman yang juga akan menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024 saat ini masih menjalani fase inkonsisten menjelang perhelatan akbar tersebut. Hal itu berujung kepada pemecatan Hansi Flick. Itu merupakan pertama kalinya timnas Jerman memecat pelatih sepanjang sejarah DFB.

Jerman hanya menang tiga kali dari 11 pertandingan pada 2023. Itu termasuk satu kali dari empat pertandingan di bawah asuhan Nagelsmann.​​​​​​​

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement