Ahad 10 Mar 2024 22:44 WIB

PB PASI: Atlet Membutuhkan Event Seperti 'BTN JAKIM 2024'

PASI berharap Jakarta bisa menjadi tuan rumah kejuaraan Marathon Asia.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Didi Purwadi
Dari kiri ke kanan: Pelari nasional, Agus Prayogo; Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, Dirut Bank BTN, Nixon Napitupulu; Race Director BTN JAKIM 2024, Satria Guardian, dan influencer Soraya Larasati berfoto usai menggelar press conference BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 di Hutan Kota Plataran, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Ahad (10/3/2024).
Foto: Republika/Frederikus Bata
Dari kiri ke kanan: Pelari nasional, Agus Prayogo; Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, Dirut Bank BTN, Nixon Napitupulu; Race Director BTN JAKIM 2024, Satria Guardian, dan influencer Soraya Larasati berfoto usai menggelar press conference BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 di Hutan Kota Plataran, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Ahad (10/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut baik event Jakarta Marathon International (JAKIM) 2024. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) baru saja menggelar grand launcing JAKIM.

Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, turut hadir dalam acara yang digelar di Hutan Kota Plataran, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Ahad (10/3/2024) petang WIB itu. Event larinya sendiri baru akan berlangsung pada 23 Juni 2024.

Menurut Tigor, kegiatan seperti ini bisa membantu para atlet profesional PASI mengetahui level kebugaran. ''Harapan kami untuk mas Agus (Prayogo) dan kawan-kawan. Mereka membutuhkan perlombaan-perlombaan berstandar internasional untuk mengevaluasi program latihan mereka. Dengan adanya kegiatan seperti ini, apalagi di Jakarta pula, pelari-pelari kami yang di pelatnas atau di daerah bisa ikut serta di sini," kata Tigor.

PASI berharap Jakarta bisa menjadi tuan rumah kejuaraan Marathon Asia. Race Direktor BTN JAKIM 2024, Satrio Gunawan, memiliki pemikiran serupa Tigor. Ia bermimpi di tahun-tahun mendatang, bakal ada event marathon internasional di Jakarta yang berlabel world athletics.

Satrio kemudian menjelaskan tentang rute jalanan yang dilalui. Para peserta JAKIM akan memulai lari dari silang barat laut monas. Nantinya melewati beberapa tempat bersejarah seperti Istana Negara, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Rasuna Said, lalu finis di GBK.

"Kalau di luar negeri kayak kita lewat Istana Buckingham (London), di sini kita lewat Istana Negara," ujar Satrio.

Ia berterima kasih atas kerja sama positif yang terjalin antarberbagai elemen. Menurutnya, ada dua faktor utama suksesnya sebuah event. Pertama, harus mendapat dukungan pemerintah. Berikutnya, perlu ada sponsor yang kuat untuk mendanai.

Dua hal tersebut sudah mereka dapatkan. Pemprov DKI dan jajaran terkait berkomitmen menyukseskan. Dimulai dari jaminan keamanan, menutup jalur lari dari kendaraan, dan sebagainya.

BTN juga melakukan berbagai terobosan untuk menarik minat peserta. "Di sini kita sudah punya support dari pemprov dan sponsor yang kuat, tinggal dari kami mengeksekusinya," tutur Satrio.

PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, optimistis BTN JAKIM 2024 lebih sempurna dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya pada 2023, ajang tersebut masih bernama BTN Jakarta Run.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement