Jumat 22 Mar 2024 21:24 WIB

Tuntas Babak Pertama, Timnas Indonesia U-20 Sementara Tertinggal 0-1 dari China U-20

Bek China Peng Xiao mencatatkan namanya di papan skor.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
Pemain timnas Indonesia U-20 Tony Firmansyah membawa bola saat menghadapi China U-20 dalam laga persahabatan.
Foto: Dok PSSI
Pemain timnas Indonesia U-20 Tony Firmansyah membawa bola saat menghadapi China U-20 dalam laga persahabatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Babak pertama laga uji coba antara tim nasional Indonesia U-20 versus China U-20 baru saja berakhir. Sementara, Garuda Muda tertinggal 0-1 dari tim Negeri Tirai Bambu di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3/2024) malam.

Indonesia mencoba membangun serangan secara perlahan dari lini belakang. Tiga pemain bertahan awak merah putih, nampak tenang mengalirkan bola. Kubu tamu menekan tinggi, tak membiarkan tuan rumah leluasa berkreasi.

Baca Juga

Memasuki 10 menit laga berjalan, intensitas meningkat. Kedua tim bermain agresif. Garuda muda masih kesulitan keluar dari tekanan.

China berkali-kali menebar ancaman. Terus ditekan, Indonesia bereaksi. Pada menit ke-13,  sepakan Arkhan Kaka melenceng tipis dari sasaran.

Dua menit kemudian, China berhasil memimpin. Bek kubu tamu, Peng Xiao, mencatatkan namanya di papan skor. Sundulan pemain bernomor punggung lima itu, memanfaatkan umpan lambung rekannya, menembus jala Ikram Al Giffari.

Tersengat situasi demikian, Indonesia merespons. Anak asuh Indra Sjafri menaikkan garis pertahanan. Pada menit ke-22, awak Garuda nyaris menyamakan kedudukan. Berawal dari manuver Muhammad Mufli Hidayat di sisi sayap kanan, bola diarahkan ke kotak penalti lawan. Terjadi kemelut. Riski Afrizal yang dituju. Sayang, sepakan Afrisal terkena salah seorang bek China.

Pada menit ke-28, kubu tamu nyaris memperlebar jarak. Lagi-lagi Peng Xiao yang menjadi aktornya. Tandukan sang bek, melenceng di atas mistar gawang Indonesia.

Memasuki setengah jam pertandingan berjalan, belum ada perubahan di papan skor. Anak asuh Dejan Djurdjevic masih unggul 1-0. He Yiran dan rekan-rekan nampak sedikit lebih dominan.

Indonesia mencoba memeragakan beberapa kali umpan kombinasi saat memasuki lini  belakang China. Namun tim muda Indonesia tetap kesulitan menebar ancaman. 

Pada sisa waktu yang ada, tak terlihat perubahan berarti. Skor 1-0 untuk keunggulan Negeri Panda bertahan hingga turun minum.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement