Senin 25 Mar 2024 16:22 WIB

Italia Hajar Ekuador, Spalletti Puas, Gli Azzurri Raih Hasil Positif Selama Tur AS

Mereka tampil bagus, meski belum sempurna.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Italys head coach Luciano Spalletti.
Foto: EPA-EFE/Riccardo Antimiani
Italys head coach Luciano Spalletti.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW JERSEY -- Tim nasional Italia meraih hasil positif dalam tur Amerika Serikat pada Maret 2024 ini. Gli Azzurri meraih kemenangan di dua pertandingan uji coba.

Beberapa hari lalu, para gladiator negeri pizza berjaya atas Venezuela. Teranyar, Raksasa Eropa ini menundukkan Ekuador, 2-0 di Red  Bull Arena, markas New York Red Bulls, Senin (25/3/2024) dini hari WIB. 

Baca Juga

Pelatih Italia, Luciano Spalletti melakukan perubahan di seluruh starting XI timnya untuk laga yang baru saja berlangsung. Ia memberi debut kepada Guglielmo Vicario dan Raoul Bellanova.  Secara keseluruhan, ia senang melihat kinerja pasukannya.

Mereka tampil bagus, meski belum sempurna. Terkadang, Gli Azzurri terlalu cepat kehilangan bola saat baru saja merebutnya. Itu sedikit contoh hal-hal yang bisa menjadi bahan evaluasi.

"Saya melihat kami bermain sebagai sebuah tim, dan tetap seperti itu, secara keseluruhan. Itu hal yang mendasar," kata Spalletti kepada RAI Sport, dikutip dari Football Italia.

Baru tiga menit pertandingan berjalan, pasukan biru sudah memimpin. Sepakan Lorenzo Pellegrini menembus jala lawan. Elite benua biru itu di atas angin.

Menurut Spalletti, seharusnya mereka bisa menambah gol lagi di babak pertama. Namun di beberapa momen, Italia membiarkan Ekuador menyerang. La Tricolor tetap kesulitan menciptakan peluang bersih.

Lalu di menit terakhir, Nicolo Barella, membuat Azzurri menjauh. Sang arsitek senang dengan semua yang terjadi di negeri Paman Sam. Pasukannya tidak hanya bermain bola.  

Mereka bertemu warga Italia-Amerika di sana. Menurut Spalletti, ini pengalaman positif. Sebuah tur yang sangat bagus, karena seluruh agenda berjalan lancar.

Pada akhirnya, yang terpenting adalah hasil di lapangan. Federico Chiesa dan rekan-rekan kembali menunjukkan rasa lapar. Sebuah modal penting untuk pasukan biru yang akan mentas di Euro 2024 pada Juni nanti.

"Ada beberapa hal yang perlu kami selesaikan dan tidak punya banyak waktu untuk mengerjakannya, namun pertandingan-pertandingan seperti ini membantu kami menganalisis dan kemudian menemukan sesuatu yang positif," ujar Spalletti.

Italia datang ke Jerman dengan status juara bertahan. Jelas, tak ada target lain yang mereka usung. Para gladiator negeri pizza harus mempertahankan apa yang sudah diraih itu.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement