Kamis 04 Apr 2024 18:41 WIB

Ten Hag Tuding Padatnya Jadwal Bikin MU Dihantam Cedera

Ten Hag melihat sejumlah klub lain juga merasakan dampak serupa.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
Pelatih Manchester United Erik ten Hag
Foto: AP Photo/Dave Thompson
Pelatih Manchester United Erik ten Hag

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Masalah cedera terus menyerang sejumlah klub di Liga Primer Inggris. Salah satu yang merasakan efeknya adalah Manchester United (MU).

Khusus United, lini belakang menjadi area yang terkena dampak paling parah dari permasalahan tersebut. Teranyar, dua palang pintu masuk ruang perawatan yakni Lisandro Martinez dan Victor Lindelof. Keduanya diperkirakan menepi minimal sebulan.

Baca Juga

Pelatih MU Erik ten Hag menuding padatnya jadwal berandil besar terhadap situasi ini. "Anda tidak dapat mencegahnya, dan Anda juga melihat hal tersebut bukan hanya terjadi pada kami. Standar Liga Primer dalam hal intensitas sangat tinggi. Jadwalnya padat. Hal yang sama juga terjadi di sepak bola internasional," kata Ten Hag, dikutip dari laman resmi klubnya, Kamis (4/4/2024).

Ia melihat sejumlah tim Inggris lainnya mengalami masalah serupa. Ada Manchester City, Liverpool, Newcastle United, dan lainnya. Itu kenyataan yang harus mereka hadapi.

"Saat ini, terutama di lini pertahanan (sedang kesulitan). Tapi di lini tengah dan lini depan, para pemain tersedia," ujar Ten Hag, memperjelas.

MU akan bertandang ke markas Chelsea FC di Stadion Stamford Bridge, London, Jumat (5/4/2024) pukul 02.15 WIB, dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Ini akan jadi partai emosional bagi Mason Mount. Sang gelandang kembali ke klub yang membesarkan namanya.

Belum diketahui apakah Mount bakal diturunkan sejak awal atau tidak. Menurut Ten Hag, yang terpenting anak asuhnya sudah kembali bugar. Pesepak bola 25 tahun itu turun gunung saat MU jumpa Brentford beberapa hari lalu.

"Dia pemain fantastis. Yang terpenting, dia kembali dan kini tetap bugar, karena sebelumnya dia mengalami tiga cedera," ujar juru taktik berkebangsaan Belanda ini.

Ten Hag berupaya mengelola situasi ini dengan baik. Ia berhati-hati dalam memakai tenaga pasukannya yang baru sembuh dari cedera. Pada saat yang sama, ia juga ingin mendapatkan manfaat dari kehadiran Mount.

Selebihnya ia berbicara tentang lawan mereka. Menurut Ten Hag, the Blues tim yang fantastis. Kendati sepanjang musim ini bergulir sang pemilik Stanford Bridge masih berkutat di papan tengah.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement