Ahad 21 Apr 2024 16:58 WIB

Yordania Diyakini akan Bombardir Indonesia dengan Sangat Agresif Sejak Menit Pertama

Yordania tak ada pilihan selain main habis-habisan.

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Logo Piala Asia U-23 2024. Indonesia akan melakoni laga hidup mati melawan Yordania.
Foto: wikipedia
Logo Piala Asia U-23 2024. Indonesia akan melakoni laga hidup mati melawan Yordania.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Yordania wajib menang saat menghadapi Indonesia di laga pamungkas Grup A, Piala Asia U-23 AFC tahun 2024. Dalam pertandingan yang berlangsung Ahad (21/4/2024) pukul 22.30 WIB malam di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa Qatar, Rizki Ridho dkk diminta waspada serangan sporadis Yordania.

"Melawan Yordania, hal terpenting yang harus dimiliki timnas Indonesia U-23 adalah kepercayaan diri yang kuat. Masuk ke lapangan dengan keyakinan bahwa tim ini cukup kuat untuk menghadapi permainan ofensif dan agresif lawan," kata Mohammad Kusnaeni ketika dihubungi Republika.co.id, Ahad (21/4/2024).

Baca Juga

"Bagi Yordania, memang tidak ada pilihan kecuali main habis-habisan. Mereka harus menang untuk bisa lolos mendampingi Qatar. Tidak mengagetkan kalau Jordania nanti akan langsung menyerang sejak awal pertandingan. Mereka juga akan agresif membombardir pertahanan Indonesia dengan bola-bola atas dan umpan-umpan panjang langsung ke pertahanan Indonesia," ujarnya.

Di sinilah ketenangan pemain Indonesia U-23 akan diuji. "Mereka tidak boleh panik menghadapi agresivitas Jordania tersebut. Selain harus tenang, pemain Indonesia U-23 juga harus bermain lebih rapi. Tidak boleh lagi ada kesalahan-kesalahan yang menguntungkan lawan."

Bung Kus mengingatkan para pemain Indonesia jangan mudah melakukan pelanggaran yang tidak perlu. "Sedapat mungkin hindari pelanggaran yang memberi peluang lawan memanfaatkan situasi bola mati. Apalagi pelanggaran yang berbuah hukuman penalti seperti pada laga-laga sebelumnya."

"Di sisi lain, Indonesia U-23 juga harus lebih efektif memanfaatkan setiap kesempatan. Kita tidak akan punya banyak peluang karena lawan terus menekan. Untuk itu, penyelesaian akhir harus lebih tajam. Jangan sia-siakan setiap peluang yang tercipta," ungkapnya.

"Indonesia U-23 hanya butuh imbang untuk lolos. Tapi berpikir untuk main bertahan akan memberikan keleluasaan dan keuntungan bagi lawan. Untuk itu, tetap bermain normal. Seimbang antara bertahan dan sesekali menyerang pada saat yang tepat," kata dia menambahkan. 

"Main lepas saja, seperti biasa. Secara kualitas, permainan Indonesia U-23 akan cukup kuat untuk menghadapi permainan Jordania".

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement