Rabu 22 May 2024 23:28 WIB

Alonso Puji Kehebatan Pelatih Atalanta Jelang Final Liga Europa

Leverkusen akan menghadapi Atalanta beberapa jam lagi.

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.
Foto: EPA-EFE/FABIO FRUSTACI
Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBLIN -- Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso memuji  Gian Piero Gasperini karena telah membentuk Atalanta menjadi salah satu tim papan atas Liga Italia. Kedua tim bertemu dalam final Liga Europa di Dublin pada dini hari nanti WIB. 

"Dia punya taktik yang jelas dan membangun tim dengan mentalitas kuat dan kualitas tinggi,” kata pelatih asal Spanyol itu sebagaimana diwartakan AFP. 

"Mereka tim papan atas. Kami memiliki peluang jika menampilkan performa terbaik kami," kata Alonso.

Gasperini sendiri menyebut mencapai final Liga Europa untuk melawan Leverkusen merupakan titik tertinggi dalam karir kepelatihannya.

Pelatih kelahiran Torino berusia 66 tahun itu telah delapan tahun menukangi Atalanta setelah berpindah-pindah klub Seria A. 

Klub terbesar yang diasuh Gasperini adalah Inter Milan, namun hanya bertahan tiga bulan akibat kalah empat kali dalam lima pertandingan awal musim 2011.

"Apakah ini titik tertinggi dalam karir saya? Ya," kata Gasperini dalam laman UEFA. 

"Tentu saja dalam hal prestasi dan kebanggaan," kata bekas gelandang Palermo dan Pescara era 1980-an itu.

Karir Gasperini berbanding terbalik dengan Alonso yang terbiasa mengangkat piala bersama Liverpool, Real Madrid, Bayern Muenchen dan Timnas Spanyol.

Untuk itu, Gasperini menyadari laga final melawan Leverkusen tidak akan berlangsung mudah, meski ia mengincar kemenangan.

"Saya rasa memenangkan piala tidak selalu menjadi parameter yang menentukan kesuksesan. Setiap orang punya target berbeda. Ketika berhasil sampai di sini, seperti Atalanta, Anda tetap merasa sangat puas," kata Gasperini.

"Jika kami juga berhasil menambah satu piala, tentu kami akan semakin puas," ujar Gasperini.

Leverkusen mencapai final Liga Europa setelah menyingkirkan Qarabag, West Ham, dan AS Roma, sedangkan Atalanta mencapai final usai mengalahkan Sporting Lisbon, Liverpool, dan Marseille.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement