Jumat 03 Feb 2023 18:00 WIB

Kalah dari Persebaya, Borneo Terlempar dari Empat Besar Liga 1

Persebaya mengalahkan Borneo FC 3-2 dalam lanjutan Liga 1.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah
Pesepak bola Persebaya Surabaya Ahmad Nufiandani (kanan) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Madura United FC pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (29/1/2023). Persebaya Surabaya mengalahkan Madura United FC dengan skor 2-0.
Foto: ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Pesepak bola Persebaya Surabaya Ahmad Nufiandani (kanan) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Madura United FC pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (29/1/2023). Persebaya Surabaya mengalahkan Madura United FC dengan skor 2-0.

REPUBLIKA.CO.ID, GRESIK -- Persebaya mengalahkan Borneo FC 3-2 pada pekan ke-22 Liga 1 Indonesia, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (3/2). Kekalahan dari Persebaya membuat Borneo FC terlempar dari empat besar.

Borneo FC menempati posisi lima dengan nilai 35, sementara Persebaya di peringkat tujuh dengan nilai 34.

Baca Juga

Persebaya mendapatkan peluang pertama ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Ze melakukan percobaan dengan tembakan yang mengarah ke gawang, tapi tak berbuah gol.

Borneo FC memberikan perlawanan sengit kepada Bajol Ijo. Beberapa kali pemain mereka cukup keras melakukan pelanggaran sehingga pada menit ke-10 Diego Michiels mendapatkan kartu kuning karena menjatuhkan Saiful.

Jual beli serangan dipertontonkan oleh kedua tim sepanjang babak pertama. Borneo mengandalkan Jonatan Bustos untuk membongkar pertahanan Persebaya. Stefano Lilipaly juga beberapa membuat ancaman.

Pada menit ke-44, Borneo mendapatkan peluang emas untui unggul di babak pertama ketika mendapatkan hadiah tendangan bebas di depan kotak penalti Persebaya. Namun Bustos yang mengeksekusi tendangannya melambung. Hingga turun minum skor bertahan imbang 0-0. 

Pada awal babak kedua, Persebaya berusaha memperkuat lini tengahnya dengan menarik keluar seorang penyerang Saiful dan menggantikan dengan gelandang Denny Agus serta memasukkan Ahmad Noviandani untuk menggantikan sesama gelandang Muhammad Hidayat.

Borneo FC meningkatkan tekanan pada babak kedua. Matheus Pato, Bustos dan Lilipaly tetap menjadi ancaman bagi pertahanan Persebaya. Dan pada menit ke-57, Pato membawa Borneo unggul dengan tembakan kaki kanannya menyambut assist Agung Prasetyo.

Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan tekanan. Pada menit ke-70an, serangan bertubi-tubi dilancar oleh Persebaya. Hal tersebut memaksa pemain Borneo sebagian besar turun ke belakang. Tendangan keras Yamamoto dari luar kotak penalti pada menit ke-79 menyamakan kedudukan 1-1.

Hanya butuh waktu dua menit bagi pasukan Ajie Santoso untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1. Berawal dari penguasaan bola oleh Yamamoto, ia kemudian memberikan kepada Rumere. Rumere memberikan umpan ke sisi kanan pertahanan Borneo di mana terdapat Altariq Ballah tanpa pengawalan.

Altariq dengan leluasa melakukan tembakan ke gawang Borneo untuk membawa Persebaya unggul 2-1 pada menit ke-81. Borneo FC kembali keluar menyerang. Alhasil Borneo sukses menyamakan kedudukan 2-2 lewat sundulan Agung Prasetyo menyambut umpan tendanga sudut Lilipaly pada menit ke-84. 

Persebaya mengamankan kemenangan Persebaya setelah Ahmad Nufiandani mencetak gol pada menit ketiga injury time.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement