Senin 28 Mar 2011 21:07 WIB
Kisruh Kongres PSSI

PSSI Sumut: Kongres PSSI di Riau Sah

Aksi protes Kongres PSSI di Pekanbaru
Foto: AP
Aksi protes Kongres PSSI di Pekanbaru

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN--Pelaksanaan Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau Sabtu (26/3) dengan agenda tunggal pemilihan nama-nama yang akan duduk sebagai anggota Komisi Pemilihan dan Komisi Banding dinilai sah karena sudah sesuai peraturan yang berlaku. Wakil Sekretaris Pengprov PSSI Sumut, Hery Riyanto di Medan, Senin, mengatakan, kongres yang dilaksanakan oleh para pemegang suara sah tersebut sudah sesuai dengan peraturan dan tidak melanggar statuta FIFA."Apalagi keputusan kongres yang disepakati oleh 78 dari 100 pemegang hak suara sah tersebut juga dihadiri oleh anggota Comitte Executive (EXCO) PSSI yakni Bernard Limbong.

Secara hukum hasil kongres itu sudah sah," katanya.Kongres tersebut telah menetapkan nama-nama yang duduk sebagai personil Komite Pemilihan yakni ketua Harbiyansah Hanifah, wakil ketua Wisnu Wardhana dan sekretaris Hadiyandra dengan anggota terdiri dari M. Yasin, Dirk Soplanit, Usman Pakaubun dan Erizal Anwar.

Sementara, Komite Banding diketuai Ahmad Riyadh, wakil ketua Umuh Muchtar dan Rio Dinamora sebagai anggota dan Muchdar serta Abdulah Palla sebagai anggota pengganti. Dengan terbentuknya Komite Pemilihan dan Komite Banding, Pemilihan selanjutnya akan berkerja untuk melaksanakan kongres pemilihan Ketua Umum dan Wakil serta anggota EXCO PSSI periode 2011-2015 yang akan digelar sebelum 30 April nanti, katanya.Ketika ditanya kericuhan yang terjadi pada saat kongres tersebut, Riyanto mengatakan, hal itu bukanlah kericuhan melainkan sebagai suatu dinamika dalam suatu kongres.Dia juga menceritakan kronologis yang terjadi sehingga orang beranggapan telah terjadi kericuhan.

Sesuai dengan jadwal yang tertera di undangan, katanya, seharusnya kongres sudah dimulai pukul 19.30 WIB. Namun hingga lewat setengah jam, pintu ruang sidang belum juga dibuka oleh panitia."Makanya wajar kalau pemegang hak suara mendesak masuk keruang sidang. Sementara ada yang mengatakan bahwa kongres dibatalkan itu juga tidak benar. Seharusnya kalau mau membatalkan kongres ya didalam kongres itu sendiri, jangan diluar kongres dan di lokasi yang berbeda pula," katanya.

Sementara menanggapi bursa nama-nama calon ketua PSSI periode 2011-2015, ia mengatakan, saat ini sudah muncul beberapa nama seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan mantan manajer Persija dan PSM Makassar Diza Rasyid Ali. "Siapapun silahkan untuk maju yang penting kredibel, nanti kita serahkan sepenuhnya kepada Komisi pemilihan," katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement