REPUBLIKA.CO.ID,ROMA - Rumor menyebutkan Mario Balotelli memiliki hubungan dengan sebuah organisasi kejahatan di Italia. Rumor itu muncul menyusul lawatan Balotelli ke daerah Scampia, Naples, yang dikenal sebagai basis dari kejahatan narkoba.
Kabarnya Balotelli didampingi oleh orang yang merupakan anggota dari kelompok kejahatan lokal saat melakukan lawatan ke Scampia pada tahun lalu. Spekulasi pun beredar terkait peran Balotelli di organisasi kejahatan tersebut.
Namun, kabar tersebut dibantah Balotelli lewat agennya Mino Raiola. Balotelli hanya menjadi korban dari rasa ingin tahunya yang besar.
"Balotelli tak memiliki sejarah bersama organisasi kejahatan. Saya tidak akan membenarkan atau menyanggah apakah ia melakukan tur tersebut karena saya tak tahu apa yang sebenarnya terjadi,'' kata Raiola. "Jika Mario pergi ke Scampia, maka hal itu terjadi karena ia ingin tahu mengenai daerah terkenal yang strategis itu. Ia pastinya tak tahu orang yang menemaninya terikat pada kelompok tertentu."
Raiola menambahkan Balotelli tidak tahu sama sekali tentang sosok yang mendampinginya tersebut. "Banyak sekali orang di dunia sepakbola dan tidaklah mungkin untuk mengetahui secara pasti siapa yang Anda ajak bicara," tandas Raiola.