REPUBLIKA.CO.ID,BUENOS AIRES - Tuan rumah Copa America 2011, Argentina, sudah harus gugur di babak perempat final. Tim asuhan Sergio Batista ini kalah adu penalti 4-5 dari Uruguay setelah hanya bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Kemenangan ini membuat Uruguay melaju ke semifinal dan akan berhadapan dengan Peru untuk memperebutkan satu tempat di final.
Suarez menganggap kemenangan yang terjadi pada tanggal 16 Juli waktu setempat itu bersejarah. Karena di tanggal yang sama pada 1950, Uruguay merebut Piala Dunia setelah mengalahkan tuan rumah Brasil 2-1 di Maracana Stadium.
"Tanggal 16 Juli adalah tanggal bersejarah bagi kami. Kemenangan ini akan terus dibicarakan karena kami sudah membuat sejarah meskipun dalam momen yang berbeda," ucap penyerang Liverpool itu seusai pertandingan. "Di tahun 1950 kami menjadi juara dunia setelah mengalahkan tuan rumah Brasil. Kali ini kami juga menumbangkan tim tuan rumah. Tapi, perjalanan kami belum selesai dan berharap bisa meraih gelar juara."
Suarez mengatakan kemenangan ini termasuk luar biasa karena timnya harus bermain dengan sepuluh orang sejak penghujung babak pertama menyusul dikeluarkannya Diego Perez.
"Kami mampu bertahan dengan sepuluh pemain dan itu jelas bukan hal yang mudah, apalagi melawan tim tuan rumah sekelas Argentina. Ini pertandingan sulit, tapi kami akhirnya bisa memenangkannya. Ini sungguh luar biasa. Kami pantas menang dan ini juga berkat dukungan dari para suporter setia kami," pungkasnya.