Rabu 24 Aug 2011 21:32 WIB

PSSI Minta Arema Selesaikan Dualisme Kepemimpinan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PSSI meminta Klub Arema segera menyelesaikan kasus dualisme kepemimpinan yang saat ini sama-sama mengajukan persyaratan menjadi klub profesional. Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus di Jakarta, Rabu mengatakan, PSSI memberikan waktu satu hari hingga Kamis (25/8) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada agar proses verifikasi cepat dan segera diumumkan. "Kasus Arema sangat sulit dan berbeda dengan kasus-kasus yang terjadi seperti Persija Jakarta," katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta.

Untuk Arema, kata dia, berdasarkan dokumen yang diterima, ada dua kubu yang sama-sama menyerahkan persyaratan menjadi klub profesional yang akan turun pada kompetisi musim 2011/2012. Hanya saja kedua kubu sama-sama menggunakan PT yang sama yaitu PT Arema Indonesia. Yang membedakan hanya nama direksinya. Kubu M. Nur dengan Direktur Utama Satria Budi Wibawa dan kubu Rendra Kresna dengan Direktur Utama Iwan Budianto.

"Kami juga akan memanggil dua kubu yang mengajukan persyaratan. Yang jelas harus secepatnya diselesaikan," katanya dengan tegas.

Anggota Komite Eksekutif itu menjelaskan, untuk melakukan verifikasi sebuah tim memerlukan waktu yang panjang. Semuanya harus dirunut sesuai dengan aspek-aspek yang harus dipenuhi. Aspek yang harus dipenuhi oleh klub yang akan turun di kompetisi profesional adalah memenuhi aspek keuangan, infrastruktur, legal, supporting dan personel serta 15 poin pendukung lainnya.

"Sesuai dengan jadwal kami akan mengumumkan siapa tim yang lolos besok malam, Kamis (25/8). Makanya semuanya harus tuntas," kata pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha itu.

Sementara itu untuk keputusan kasus yang terjadi di tubuh Persija Jakarta saat ini murni ada di tangan PSSI karena proses mediasi telah dilakukan meski satu pihak tidak hadir dalam pertemuan terakhir di PSSI. Kubu yang tidak hadiri adalah dari PT Persija Jaya dengan Direktur Utama Bambang Sucipto, sedangkan PT Persija Jaya Jakarta dengan Direktur Utama Benny Erwin tetap hadir bersama dengan Ketua Umum Persija Ferry Paulus.

"Kami telah berusaha bertemu Bambang Sucipto. Hingga pukul 19.00 WIB saya tunggu ternyata tidak hadir. Makanya kami langsung ke PSSI," kata Benny Erwin. Menurut dia, saat ini pihaknya menunggu keputusan PSSI. Persija juga telah menyerahkan semua persyaratan termasuk bank garansi guna mengikuti kompetisi liga profesional musim depan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement