REPUBLIKA.CO.ID,LONDON - Carlos Tevez, striker Manchester City, tak peduli dengan ucapan sang pelatih Roberto Mancini yang menyatakan kariernya telah berakhir. Manchester City career was finished.">Pernyataan Mancini menjadi kata penghinaan terakhir bagi Tevez setelah keduanya menjalin kerja sama selama dua tahun terakhir.
Tapi, apa yang malam itu sebenarnya terjadi saat Manchester City kalah 0-2 dari Bayern Muenchen? Malam ketika Mancini dengan gusar mengatakan Tevez silakan kembali ke Argentina dan jangan pernah lagi kembali ke Manchester City.
SunSport mengungkapkan rincian lengkap tentang peristiwa luar biasa yang terjadi di Muenchen tersebut. Mancini ketika itu sudah menginstruksikan Nigel de Jong dan Carlos Tevez untuk melakukan pemanasan. Pelatih berdarah Italia itu ingin membuat perubahan setelah permainan timnya kurang mengigit selama satu jam.
De Jong akhirnya turun menggantikan Edin Dzeko pada menit 55. Tapi, Tevez malah duduk di kursi cadangan.
Tidak, Lalu Kenapa
Masih seperti penuturan SunSport, Mancini saat itu dua kali menginstruksikan Tevez untuk melakukan pemanasan. Tevez menolak instruksi Tevez dengan berteriak 'Tidak, lalu kenapa'.
Dzeko, yang digantikan De Jong, juga kesal dengan keputusan Mancini yang menariknya keluar lapangan. Dia semakin kesal ketika Mancini membalasnya dengan mempersilakan Dzeko hengkang ke klub lain. Namun asisten manajer, Brian Kidd, mencoba menenangkan Mancini.
Sementara, salah satu pelatih kebugaran City kemudian mencoba membujuk Tevez untuk pemanasan. Tapi, Tevez masih menolak sampai akhirnya Mancini mengatakan kepadanya: "Lupakan saja"
Mancini selanjutnya mengatakan kepada Pablo Zabaleta untuk pemanasan. Tetapi ketika Zabaleta tidak memakai sepatu dengan cepat, Mancini langsung mengatakan untuk melupakan Zabaleta juga.
Bedanya adalah Mancini dan Zabaleta sudah berdamai. Keduanya langsung saling meminta maaf usai pertandingan.
Balas Mancini
Tidak ada konfrontasi fisik dalam perseteruan Mancini dan Tevez. Striker Argentina itu hanya mengangkat bahu ketika wartawan selepas pertandingan menanyakan soal perseteruannya dengan Mancini di lapangan tadi. Tevez seolah berkata 'Apa semua ribut?
Namun, Tevez cepat belajar karena Mancini meninggalkan ruang ganti untuk mengungkapkan langsung di televisi bahwa Tevez telah menolak untuk bermain. Mancini juga menyatakan Tevez tidak punya lagi masa depan di Etihad.
Mantan striker Manchester United ini mendapati kabar tersebut lewat percakapan telepon dengan penasehatnya. Tevez menyadari bahwa dia harus bicara untuk membatasi kerusakan yang menyudutkan dirinya.
Dia langsung menyambar anggota staf Manchester City yang bisa berbicara Spanyol. Tevez mengatakan bahwa staf tersebut akan menjadi penerjemahnya. Tevez kemudian mencari kamera Sky dan lalu mengklaim ia secara fisik maupun mental siap untuk bermain.
Pada saat bersamaan, kemarahan Mancini terhadap Tevez meledak di ruang jumpa pers. Dengan nada sedikit bergetar menahan amarah, Mancini mengatakan:".. Dia ingin meninggalkan tahun lalu dan saya membantunya. Aku membantunya selama dua tahun, setiap waktu, dan ia menolak untuk pergi.''