REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - PT Liga Indonesia mengklaim bahwa 18 klub telah siap mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang akan mulai berputar pada 1 Desember 2011. Dalam pertemuan manajer klub jelang bergulirnya ISL 2011, terungkap bahwa perwakilan 18 klub hadir. Yang mengejutkan, Persib Bandung turut mengirimkan wakilnya dalam pertemuan ini yang diwakili Risha AW sebagai direktur.
Selain Persib, perwakilan 17 klub juga berpartisipasi pada pertemuan terakhir jelang kick off ISL yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta pada Sabtu (19/11). Total 18 klub yang hadir adalah Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, Pelita Jaya, Persib Bandung. Persela Lamongan, Arema Indonesia, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persidafon Dafonsoro, Gresik United, Persiram Raja Ampat, PSMS Medan dan PSAP Sigli.
"Kami PT Liga Indonesia siap menggelar kompetisi ini sesuai permintaan klub. Sebagai lembaga yang pernah menyelenggarakan kompetisi ini selama bertahun-tahun, tidak ada masalah dengan regulasi yang diperlukan," ujar CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono.
Empat perwakilan PSSI juga turut hadir dalam pertemuan menejer ini yakni Robertho Rouw, Toni Apriliani, Erwin Budiawan dan La Nyalla Mattalitti. Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, menegaskan bahwa tekadnya mengikuti ISL sudah bulat. "Dari sejak sebelumnya, kita melihat kompetisi ini betul-betul berkualitas dan profesional. Ke-18 tim ini memang pantas menghuni kompetisi level teratas sesuai dengan prosedur yang ada," ujarnya.
Sementara Komite Eksekutif PSSI, Erwin Budiawan, mengatakan tak ada hal yang akan menjadi kendala dalam penyelenggaraan kompetisi profesional ini terkait dengan Bidang Alih Status dan Transfer Pemain, Bidang Kompetisi, Perwasitan dan Bidang Keamanan. "Semua perangkat yang dibutuhkan untuk digelarnya kompetisi cukup," ujarnya.