REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Andre Villas-Boas (AVB) paham betul bahwa mantan gurunya Jose Mourinho ingin sekali melatih Chelsea di kemudian hari. Tentu saja itu hanya bisa terwujudu setelah Mou hengkang dari Real Madrid.
Spekulasi kini beredar seputar kembalinya Mourinho ke Chelsea. Akankah ia kembali ke Chelsea setelah ia beredar di kancah sepak bola Spanyol? Posisi Mou disebut-sebut seperti "berada di ujung tanduk" jelang akhir musim kompetisi Liga Utama Spanyol, sebagaimana dikutip dari laman Sky Sports.
Sejumlah klub tidak kuasa mengerlingkan mata kepada penampilan Mourinho. Juru taktik Portugal itu memesona dengan menunjukkan dirinya sebagai pelatih yang piawai meramu strategi tim.
Bahkan Chelsea tahu dan paham betul kemampuan Mourinho. Kubu Stamford Bridge kini beroleh kesempatan menggaet kembali Mourinho.
Mourinho sendiri dalam beberapa kesempatan mengutarakan keinginannya kembali ke Inggris. Ia punya tali temali emosional dengan Chelsea bahkan bersedia kembali memberi gelar kepada mantan klubnya itu kalau saja ia memang didaulat kembali ke Liga Utama Inggris.
Sementara, Villas-Boas yang pernah bekerja bersama dengan Mourinho di Chelsea, Inter Milan dan Porto lebih memilih bersikap menanti perkembangan lebih lanjut. AVB paham bahwa Mourinho telah mengukir kenangan mendalam bagi pecandu sepak bola Inggris.
Ia mengatakan, "Tidak ada lowongan di klub ini. Itu yang terpenting. Ia (Mourinho) masih terikat kontrak dengan satu klub terbesar di dunia. Saya terbuka saja dengan peluang Jose di sini dan begitu banyak pelatih berkeinginan datang kemudian melatih di sini," katanya.
AVB mengakui bahwa Chelsea kini sedang berada di bawah tekanan. "Kami berada di bawah tekanan, dari (Roberto) Mancini sampai (Sir Alex) Ferguson, dari (Kenny) Dalglish sampai Harry Redknapp dan seterusnya," katanya pula.