Kamis 01 Mar 2012 21:07 WIB

FIFA Selidiki Laga Bahrain-Indonesia

Rep: Irfan Fitrat/ Red: Chairul Akhmad
Pemain Bahrain, Abdullatif Ismaeel (kanan) berebut bola dengan pemain Indonesia, Michiele Diego (kiri). Indonesia dicukur Bahrain 10-0 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014, Rabu (29/1).
Foto: AP
Pemain Bahrain, Abdullatif Ismaeel (kanan) berebut bola dengan pemain Indonesia, Michiele Diego (kiri). Indonesia dicukur Bahrain 10-0 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014, Rabu (29/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA – Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) akan melakukan investigasi terkait kemenangan Bahrain atas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Rabu (29/2). Dalam laga yang berlangsung di kandang Bahrain, Indonesia kalah telak 10-0.

Kemenangan ini mengundang kecurigaan, mengingat Bahrain membutuhkan selisih sembilan gol untuk membuka kesempatan lolos babak kualifikasi. Namun hal itu gagal tercapai menyusul rival utamanya, Qatar, berhasil meraih hasil imbang melawan Iran, 2-2. Hasil yang membuat Qatar unggul satu poin atas Bahrain dan lolos mendampingin Iran.

Bahrain batal melenggang dari babak kualifikasi. Namun, FIFA sudah mengumumkan akan melakukan investigasi terkait laga di Stadion Al-Bahrain Al-Watani itu. Juru Bicara FIFA mengatakan akan melakukan pemeriksaan rutin terkait jalannya laga dan hasil pertandingan itu.

"(Hal ini disebabkan) hasil akhir yang tidak biasa dalam kaitannya dengan hasil yang diharapkan dan juga sejarah head-to-head (kedua negara)," kata Juru Bicara FIFA seperti dilansir BBC Sport, Kamis (1/3). FIFA juga mengatakan, investigasi ini dilakukan untuk kepentingan mempertahankan kepercayaan dalam dunia  sepakbola.

Untuk sementara ini, FIFA enggan mengungkapkan apakah ada praktek kecurangan dalam laga Bahrain kontra Indonesia. Karena badan tertinggi sepakbola itu baru akan memulai langkahnya untuk melakukan penyelidikan. FIFA masih menunggu laporan wasit pertandingan sebelum akhirnya melanjukan proses investigasi.

Dalam laporannya, BBC Sport juga menyinggung kondisi tim nasional Indonesia yang menurunkan para pemain mudanya. Hal ini terkait larangan tampil sejumlah pemain senior karena berlaga di kompetisi yang berada di luar naungan PSSI. Permasalahan ini pun masih menjadi perhatian dari FIFA.

"(Indonesia) merupakan negara yang sedang mengalami ketidakstabilan dalam infrastruktur sepak bolanya selama lebih dari 15 bulan. Itu permasalahan yang masih menjadi perhatian FIFA," imbuh sang Juru Bicara.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement